Kwarda Pramuka Kalbar Sambut Baik Kegiatan Talkshow Bulan Keamanan Pangan

Suryadi mengatakan dengan keterlibatan pramuka disini, guna membantu membantu mensosialisasikan tentang keamanan pangan.

Kwarda Pramuka Kalbar Sambut Baik Kegiatan Talkshow Bulan Keamanan Pangan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ DAVID NURFIANTO
Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Pramuka Kalbar, Suryadi (Kanan), Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Pontianak, Susan Gracia Arpan (Kiri) pada press conference talkshow bulan keamanan pangan yang diselenggarakan Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Pontianak, di Hotel Ibis Pontianak, Selasa (18/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak David Nurfianto

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Pramuka Kalbar, Suryadi menyambut baik kegiatan talkshow bulan keamanan pangan yang diselenggarakan Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Pontianak, di Hotel Ibis Pontianak, Selasa (18/12/2018).

"Kita tentunya menyambut baik hal ini, dimana ini merupakan kelanjutan MoU yang dilakukan beberapa waktu lalu," ujar Suryadi.

Baca: Kepala BBPOM Pontianak, Susan Gracia Arpan Turut Menghibur Peserta Talkshow

Baca: HUT Pemkab Sekadau ke 15, Rapinus Harap Tumbuhkan Will Power

Suryadi mengatakan dengan keterlibatan pramuka disini, guna membantu membantu mensosialisasikan tentang keamanan pangan.

"Berbicara tentang keamanan pangan itu tidak hanya, diserahkan sepenuhnya kepada Balai BPOM. Akan tetapi seluruh komponen lapisan masyarakat turut bertanggungjawab," imbuhnya.

Suryadi mengungkapkan pramuka dalam hal ini mengambil bagian, bagaimana pramuka bisa menggerakkan adik-adik pelajar. Di gugus-gugus depan, untuk berpartisipasi dan peduli akan panganan yang aman dikomsumsi.

"Bagaimana panganan yang aman dikomsumsi, panganan yang tidak terkontaminasi. Paling tidak untuk dirinya sendiri dan keluarganya, serta masyarakat pada umumnya," ucap Suryadi.

Suryadi menegaskan dengan demikian harapannya apa yang di inginkan pemerintah melewati Balai BPOM. Tentang keamanan pangan itu bisa terealisasi dengan baik, dimana terealisasinya program ini pasti perlu beberapa indikator.

"Indikator yang diperlukan ialah masyarakat yang tidak jajan sembarangan, adanya kantin sehat, UKS yang baik, serta wawasan yang cukup," terangnya 

Suryadi menambahkan Pramuka sebagai organisasi pendidikan, tidak terlepas dari masalah keamanan pangan ini. Oleh karena itu, pihaknya menyambut baik hal ini dan siap bekerja sama.

"Tentu kerjasama sesuai SOP yang ada, sehingga pemahaman dan implementasi dilapangan. Betul-betul dipahami oleh adik-adik pramuka," tutupnya.

Penulis: David Nurfianto (DAP)
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved