Warga Heboh Dikirimi Video Mesum via WhatsApp, Begini Penjelasan Polisi

Dalam video terlihat dua sejoli melakukan perbuatan mesum di sebuah gubuk yang di kiri-kanannya ditutup oleh banner iklan rokok.

Editor: Rizky Zulham
Tribun Manado
Ilustrasi video mesum 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Warga Mojokerto dihebohkan video mesum yang dikirim berantai melalui aplikasi chatting WhatsApp

Dalam video terlihat dua sejoli melakukan perbuatan mesum di sebuah gubuk yang di kiri-kanannya ditutup oleh banner iklan rokok.

Informasinya lokasi perbuatan mesum diduga dilakukan di sekitar kawasan warung di Trawas, Kabupaten Mojokerto.

Saat asyik berbuat mesum, salah seorang pengunjung merekamnya dari balik lubang banner penutup gubuk.

Sembari bermesraan, salah satu pasangan terlihat mengawasi keadaan sekitar.

Baca: Video Mesum Anak SD dengan Wanita Dewasa, Vonis Meiliana, Hubungan Terlarang hingga Asmara Kapolres

Baca: Parah! Video Mesum Mahasiswa dan Siswi SMA Ditayangkan di Sekolah, Tersangka Sampaikan Pengakuan

Namun, mereka tidak sadar jika tengah direkam oleh seseorang yang berada di hadapannya.

Hingga kini tak jelas siapa yang mengirim video berantai ini.

Tak hanya satu video, pengirim mengirimkan tiga video adegan mesum sebanyak tiga file dengan orang yang berbeda.

Durasi ketiga video tidak lama, rata-rata 30 detik.

Terkait video mesum ini Kapolsek Trawas AKP Pujiono mengatakan, perbuatan mesum tersebut belum tentu dilakukan di wilayah hukum yang dia tangani.

Dan video mesum ini akan dijadikan pihak kepolisian sebagai sebuah informasi awal.

"Video itu hanya informasi belum tentu di wilayah kami. Kami berterima kasih atas informasi yang disampaikan oleh rekan-rekan media terkait video mesum," katanya saat ditemui di Mapolsek Trawas, Senin (17/12/2018).

Baca: TRIBUNWIKI: Daftar Rumah Sakit di Kota Pontianak, Lengkap Alamat dan Nomor Telepon

Baca: TRIBUNWIKI: Daftar Puskesmas di Kota Pontianak, Lengkap Alamat dan Status Puskesmas

Untuk menentukan kepastian lokasi kejadian, lanjut Pujiono, pihaknya akan berkoordinasi dengan beberapa instansi di wilayah Trawas.

Selain itu, pihaknya juga akan melakukan pengawasan lebih ketat di sejumlah warung yang berada di Trawas.

"Kedepan kami akan melakukan penyelidikan terkait informasi video ini," terangnya.

Dirinya juga menampik jika warung-warung yang berada di Trawas merupakan tempat favorit pasangan muda-mudi bercumbu.

Namun, dirinya tetap melakukan pengawasan untuk mengantisipasi hal tersebut.

"Ya, sepanjang sepengetahuan saya tidak ada. Tetapi kami tetap melakukan pengawasan menjelang Natal dan Tahun Baru," pungkasnya. (*)

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved