Peringati Hari Relawan Internasional, Eymoveon Ajak ‘Ngopi’ Wali Kota Pontianak dan Pelopor Pemuda

Indonesia dinobatkan sebagai negera dermawan nomor 1 di dunia. Hal ini berdasarkan hasil survei pada 146 negara yang dilakukan oleh lembaga CAF

Peringati Hari Relawan Internasional, Eymoveon Ajak ‘Ngopi’ Wali Kota Pontianak dan Pelopor Pemuda
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Eymoveon Ajak ‘Ngopi’ Wali Kota Pontianak dan Pelopor Pemuda 

Citizen Reporter

Trivanila Noviza
Secretary of Eymoveon

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Baru–baru ini, Indonesia dinobatkan sebagai negera dermawan nomor 1 di dunia. Hal ini berdasarkan hasil survei pada 146 negara yang dilakukan oleh lembaga CAF (Charities Aid Foundation).

Penobatan tersebut dilakukan berdasarkan kategori yang dijadikan dasar penilaian, yaitu menolong orang yang tak dikenal, mendonasikan uang untuk kegiatan amal dan partisipasi dalam organisasi sebagai relawan.

PPB juga telah menetapkan bahwa Hari Relawan Internasional jatuh pada tanggal 5 Desember.

Enthusiastic Youth Movement for Nation atau familiar disebut Eymoveon, merupakan salah satu NGO yang bergerak di bidang kerelawanan, menjadikan ini sebagai momentum persatuan relawan dengan mengadakan kegiatan Ngopi Relasi (Ngobrol Pintar Relawan Siap Beraksi) bersama tiga orang narasumber yang luar biasa yakni Edy Kamtono selaku Wali Kota Pontianak, Beny Than Heri Selaku Pemuda Pelopor 2013 dan Novizar Hartady selaku Pemuda Pelopor 2015.

Baca: Sat Reskrim Polres Ketapang Bekuk Pencuri Sarang Walet Saat Beraksi

Kegiatan ini bertemakan ‘Relawan: Eksistensi atau Membangun Negeri?’ dan dihadiri oleh peserta dari berbagai komunitas di Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya.

“Kegiatan ini diadakan dalam rangka momentum peringatan Hari Relawan Internasional yang jatuh pada tanggal 5 Desember 2018. Kegiatan ini juga diadakan untuk memperkenalkan NGO kami kepada masyarakat.” Tutur Bekti selaku Presiden Eymoveon (8/12). Selain itu, Bekti berharap dengan adanya kegiatan ini, para relawan dapat semakin mengokohkan jati dirinya sebagai seorang relawan serta menumbuhkan semangat dalam kerelawanan.

Vanila, salah satu founder Eymoveon juga merasa takjub dengan antusiasme peserta. “Saya merasa takjub dengan antusiasme masyarakat dan komunitas yang hadir dalam Ngopi Relasi ini meskipun di luar sedang hujan deras namun tidak menyurutkan niat kawan – kawan untuk hadir dalam kegiatan ini. Bahkan kepala Dispora juga turut memeriahkan kegiatan ini.” Tuturnya.

Manfaat kegiatan ini juga dirasakan oleh ibu Muhayati yang merupakan salah satu peserta sekaligus pelopor komunitas Bank Sampah Rumput Hias.

“saya ikut kegiatan ini karena saya paham betul bahwa saya harus banyak belajar untuk dapat memberikan kontribusi lebih kepada masyarakat tempat saya tinggal. Saya berpesan kepada seluruh pemuda agar terus bergerak membangun negeri. Jika bukan sekarang kapan lagi? Jika bukan kita siapa lagi?” tuturnya.

Ngopi Relasi menjadi wadah bagi masyarakat dalam meng-upgrade diri dan menambah relasi dengan berbagai komunitas sehingga diharapkan dapat terciptanya kolaborasi nyata antara masyarakat dan pemerintah dalam menyelesaikan berbagai permesalahan yang terjadi di lingkungan masyarakat sehingga menjadi relawan bukan sekedar eksistensi, tetapi bergerak membangun negeri.

Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved