Tangan Petugas BPBD Digigit Ular Piton Sepanjang Enam Meter
Ularnya sempat masuk gorong-gorong. Kami pun langsung berusaha menangkap ular itu bersama warga
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUDUS - Warga perumahan Djarum Panjunan Desa Getaspejaten, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus sempat digegerkan kemunculan seekor ular piton sepanjang enam meter yang ditemukan warga di selokan.
Seorang warga, Muji (40) mengatakan, pertama dia menemukan ular tersebut di selokan depan rumahnya.
Setelah itu, katanya, ular jenis motoey tiger het platinun itu masuk ke sebuah saluran gorong-gorong milik warga.
"Saat saya tahu ada ular, saya bilang ke anak saya, tapi dia malah takut. Kemudian kami undang yang ahli menangkap ular," kata Muji, Selasa (11/12/2018).
Baca: Seorang Wanita Tewas Digigit Ular Kobra Gegerkan Warga Kompleks Arrahmah
Dapat informasi dari warga, kemudian datanglah anggota BPBD Kudus untuk melakukan evakuasi.
Edi Yulianto, salah satu anggota BPBD berujar, ular piton tersebut sempat masuk ke dalam gorong-gorong milik warga.
Butuh waktu hampir sejam, akhirnya ular berhasil ditarik dari dalam gorong-gorong.
"Ularnya sempat masuk gorong-gorong. Kami pun langsung berusaha menangkap ular itu bersama warga. Kurang lebih hampir satu jam akhirnya ular itu bisa kami tangkap," katanya.
Saat melakukan evakuasi, kaki kiri dan tangan kanannya sempat tergigit ular, namun tidak mengalami luka serius. Hanya sekadar memar.
Baca: Istri Selingkuhi Teman Suami di Landak, Chatting di Facebook hingga Kepergok Berdua di Lapangan Bola
Menurutnya, ular tersebut berusia sekitar lima tahun. Sebelumnya warga pernah menangkapnya, kemudian kembali lepas.
Saat ini ular dibawa ke kediaman warga Loram Kulon, Edi. Ular tersebut akan dipeliharanya.
Meski ada yang menawar akan membeli ular tersebut, namun dia tidak bergeming, tetap akan memelihara ular tersebut.
"Ada yang menawar, tapi tidak saya berikan. Mau saya pelihara saja," kata Edi.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ular 6 meter Gegerkan Warga Jati, Sempat Gigit Tangan Petugas BPBD