Biarkan Anjingnya Bunuh Kucing secara Kejam, Pria Inggris Diseret ke Pengadilan

Pria di Inggris dihukum penjara setelah dilaporkan ke pihak berwajib karena menyimpan rekaman video karena kekerasan hewan di ponsel

Biarkan Anjingnya Bunuh Kucing secara Kejam, Pria Inggris Diseret ke Pengadilan
METRO.co.uk / LANCASHIRE POLICE
Joseph Whittam ditahan setelah membiarkan dan mendorong anjing-anjing miliknya untuk menyerang dan membunuh hewan lain, termasuk kucing, rubah, dan seekor gerbil. 

Biarkan Anjingnya Bunuh Kucing secara Kejam, Pria Inggris Diseret ke Pengadilan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANCASHIRE - Seorang pria di Inggris dihukum penjara setelah dilaporkan ke pihak berwajib karena menyimpan rekaman video karena kekerasan hewan di ponselnya.

Pria tersebut, Joseph Whittam, yang berusia 28 tahun kedapatan menyimpan video seekor anjing yang menggigit dan mencabik-cabik seekor kucing hingga tewas.

Selain itu ada pula video yang memperlihatkan anjing sedang menyerang seekor rubah dan gerbil, sejenis marmut.

Diketahui kemudian jika anjing-anjing dalam rekaman yang disimpang di ponselnya itu adalah anjing peliharaan Whittam, yang bernama Zip dan Rex.

Melansir dari Metro.co.uk, Selasa (11/12/2018), rekaman itu diputar di persidangan di Pengadilan Lancashire, sebagai barang bukti.

Dalam salah satu video diperlihatkan seekor kucing berbulu hitam dan putih terperangkap dalam sebuah jebakan. 

Baca: Persatuan Geofisika Amerika Ungkap Misteri Tsunami Palu Sulteng Ditemukan di Dasar Laut

Baca: Terkait Penertiban Alan Peraga Kampanye, Munawaroh: Sanksi Administrasi

Baca: Ahli Forensik Sebut Ibu Bayi Orang Berpendidikan

Kucing itu kemudian dilepaskan, namun Whittam terdengar memerintahkan anjingnya untuk mengejar dan menyerang kucing tersebut.

"Tangkap dia. Anjing baik, anjing baik," kata Whittam, seperti terdengar dalam rekaman. 

Namun karena terlalu sadis, salah seorang hakim terpaksa meninggalkan ruang sidang setelah tidak kuat menyaksikan video tersebut hingga selesai.

Halaman
12
Editor: Rihard Nelson
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved