Mengenal Anak-anak Generasi Alfa Dalam Kaitan Ayah Sebagai Model Peran

Jawab psikolog Maria Nofaola, orang tua tentu perlu banyak membaca dan menambah wawasan agar lebih mengenal anak-anak generasi alfa.

Mengenal Anak-anak Generasi Alfa Dalam Kaitan Ayah Sebagai Model Peran
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ DAVID NURFIANTO
Yayasan Suar Asa Khatulistiwa (SAKA) menyelenggarakan Talkshow Parenting bertajuk "Ayah Now Untuk Gen Alfa" yang diadakan di Aula Kencana Kencana IV Hotel Santika, Kota Pontianak, Minggu (9/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Maudy Asri Gita Utami

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK- Dalam acara talkshow parenting "Ayah Now untuk Generasi Alfa", menghadirkan seorang Psikolog Klinis, Maria Nofaola, S.Psi., M. Psi, Minggu (10/12/2018).

Apasih yang menjadi masalah bagi orang tua, terutama ayah terhadap anak-anak generasi Alfa?

Baca: SAKA Selenggarakan Talkshow Parenting Bertajuk Ayah Now Untuk Gen Alfa

Baca: SAKA Gelar Talkshow Parenting Ayah Now Untuk GenAlfa, Ini Tujuannya

Jawab psikolog Maria Nofaola, orang tua tentu perlu banyak membaca dan menambah wawasan agar lebih mengenal anak-anak generasi alfa.

Mengamati kehidupan seperti apa yang mereka jalani, mencoba mengenal sifat dan kepribadian anaknya, lalu berfikir kreatif untuk membentuk karakter positif agar kelak memiliki kualitas hidup yang baik.

Dalam psikologi, ada namanya model peran, sang ayah inilah sebagai model, bahwa bagaimana seseorang berprilaku, bersikap terhadap lawan jenis, dan seorang lelaki bisa bekerja dan bertanggung jawab terhadap keluarga.

Hal inilah yang akan menjadi sebuah contoh bagi anak dalam merangsang stimulus untuk di terima. Jadi peran orangtua lah yang memberikan contoh, menjadi model.

Tetapi ada hal yang lebih penting lagi, yaitu komunikasi. Setiap orang tua perlu menjelaskan, kenapa mereka melarang anaknya, agar tidak menjadi masalah baru dan dampak bagi anak kedepannya.

Sikap orangtua kepada anak itu penting, agar orangtua kelak tidak menyesal dengan sikap dan perilaku anak. Karena didikan orangtua yang membentuk karakter anak di awalnya, semakin orangtua peduli, maka kedekatan emosional akan semakin terjalin antara anak dengan orangtua.

Jadi kedekatan itu perlu dibangun antara ayah dan anak, ibu dan anak, suami dan istri, karena itu akan dibutuhkan untuk kebahagian bagi orangtua dan anak dimasa yang akan datang.

Penulis: Maudy Asri Gita Utami
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved