Pilpres 2019

Jokowi Sebut Bela Negara Tak Cukup Hanya Kumpulkan Massa, Tapi Kerja Nyata

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan bahwa membela negara bukan perkara mudah.

Editor: Agus Pujianto
Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
Joko Widodo 

Jokowi Sebut Bela Negara Tak Cukup Hanya Kumpulkan Massa, Tapi Kerja Nyata

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan bahwa membela negara bukan perkara mudah.

Butuh aksi nyata untuk menguatkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal itu disampaikan Presiden Jokowi kepada para peserta Jambore Kebangsaan Bela Negara Keluarga Besar Forum Komunikasi Putra Putri TNI-Polri atau FKPPI Tahun 2018.

"Tugas Saudara membela negara tidak mudah. Tidak cukup kumpulkan massa, tapi kerja nyata," kata Jokowi saat membuka acara jambore bela negara FKPPI di Bumi Perkemahan Ragunan, Jakarta Selatan, Jumat (7/12/2018).

Baca: Prabowo Hadiri Gala Dinner Pengusaha Tionghoa, Janjikan Hal Ini Jika Jadi Presiden di 2019

Baca: Adik Vicky Prasetyo Dikeroyok dan Dibacok di Cikarang, Vicky Prasetyo Ngamuk

Jokowi menegaskan, membela negara dengan kerja nyata itu bisa dilakukan dengan beragam cara, salah satunya melalui profesi.

Misalkan dokter, bisa membela negara dengan mengabdi menangani masalah kesehatan rakyat di daerah terpencil.

Begitu juga dengan insinyur.

Dengan latar belakang teknik sipil, kata dia, insinyur bisa merencanakan dan mengawasi proyek konstruksi.

"Bisa jadi guru yang tanpa kenal lelah memberikan yang terbaik bagi bangsa. Juga bisa jadi pengusaha, socio preneur," tambah dia.

Baca: Kalahkan Jakarta dan Surabaya, Singkawang Kota Paling Toleran di Indonesia, Begini Penilaiannya!

Baca: Saat Paspampres Singkirkan Kursi Kosong Ketika Presiden Jokowi Pidato di Acara BTN

Jokowi meminta kader FKPPI tidak lengah dalam menjaga Pancasila.

Jangan sampai ideologi lain masuk ke Indonesia dan menggerogoti Pancasila.

"Kita harus selalu jaga Pancasila, jaga NKRI, dan memastikan nilai-nilai Pancasila terus diterapkan dalam kehidupan berbangsa kita sehari-hari. Jangan sampai ideologi impor menggeser Pancasila yang pada akhirnya mengoyak NKRI, mengoyak Merah Putih," kata dia.

Jokowi melanjutkan, perpecahan harus dihindari di tengah keragaman suku, agama, tradisi, dan bahasa.

Persatuan, kerukunan, dan persaudaraan harus terus dirawat.

Baca: Sutarmidji Resmi Terima Surat Pemecatan M Zeet Dari Presiden Jokowi

Baca: Inilah Hasil Survei LSI Denny JA dan Hasil Survei Median Jokowi dan Prabowo

"Di negara Pancasila, kepentingan negara harus diletakkan di atas kepentingan pribadi," ujar dia.

(Kompas.com/Ihsanuddin)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Presiden Jokowi: Bela Negara Tak Cukup Kumpulkan Massa, tapi Kerja Nyata"

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved