Polres Sambas Lakukan Prosesi Pembaretan Untuk Bintara Remaja

Hal ini dilakukan untuk memberikan wawasan kepada Bintara Remaja Polres Sambas, sambil mengenali wilayah hukum polres sambas.

Polres Sambas Lakukan Prosesi Pembaretan Untuk Bintara Remaja
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ M WAWAN GUNAWAN
Kapolres Sambas AKBP Permadi Syahids Putra saat melaksanakan prosesi pembaretan untuk Anggota Polres Sambas. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak M Wawan Gunawan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Baret Coklat merupakan kebanggaan bagi Polri Satuan Sabhara sebagai pasukan terdepan untuk menjaga Kamtibmas di tanah air, Selasa (4/12).

Karena Sebagai insan Bhayangkara Polri, tidak mudah untuk mengunakan setiap atribut yang sudah diatur di Kepolisian terutama dalam penggunaan Baret Coklat.

Baca: Waka Polres Sambas dan PPDI Serahkan Tali Asih Kepenyandang Disabilitas

Baca: Korps PMII Putri IAIS Sambas Gelar Kajian Perempuan Muslim dan Kesetaraan Gender

Dirilis yang di terima Tribun, Tradisi ini sudah di laksanakan oleh Polres Sambas setiap kali menerima bintara remaja, dan langsung di laksanakan tradisi pembaretan dengan melaksanakan haiking (jalan kaki).

Hal ini dilakukan untuk memberikan wawasan kepada Bintara Remaja Polres Sambas, sambil mengenali wilayah hukum polres sambas.

Untuk itu, mereka mesti berjalan kaki kurang lebih 30 KM.

Setelah melaksanakan perjalanan yang begitu berat, sesampainya di Mapolres Sambas, kedatangan Bintara Remaja itu langsung di sambut oleh Kapolres sambas. AKBP Permadi Syahids Putra, dan pejabat utama Polres Sambas lainnya, Rabu (5/12/2018).

Penyambutan itu dilaksanakan dengan apel penyambutan di halaman Mapolres Sambas.

Setelah melaksanakan apel
penyambutan, Kapolres Sambas lansung memakaikan baret coklat kepada 18 (delapan belas) bintara remaja.

Dengan selesainya prosesi itu, maka dengan demikian sudah resmi para bintara remaja tersebut untuk memakai baret coklat, yang merupakan lambang kebanggaan Polri.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Sambas di dalam amanatnya memberikan penekanan bagi bintraa remaja untuk tetap belajar dan belajar, serta jangan melakukan pelanggaran.

"Sebagaimana diketahui, Baret coklat merupakan pasukan reaksi cepat yang dimiliki Polri," tuturnya. 

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved