Kenali 5 Gejala Hipertiroidisme yang Sering Menyerang Perempuan
Kita harus mengenali beberap gejala yang mungkin sedang dialami, karena penyakit ini semakin sering menyerang perempuan.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Walaupun kecil, tapi kita tak bisa sembarang loh, mengabaikan kehadiran kelenjar tiroid.
Sebab, kelenjar tiroid memberikan pengaruh besar untuk fungsi setiap tubuh.
Tanda-tanda seseorang terkena penyakit tiroid juga tidak mudah dikenali loh.
"Kondisi tiroid bisa tidak terdiagnosis untuk jangka waktu yang panjang. Gejalanya berbeda-beda di setiap orang ke orang, dan dapat datang secara tiba-tiba atau sangat bertahap, sehingga mereka sulit dideteksi,” Valentino, M.D., seorang ahli endokrinologi di NYU Langone Health.
Karena itu, kita harus mengenali beberap gejala yang mungkin sedang dialami, karena penyakit ini semakin sering menyerang perempuan.
Itu pun dikuatkan dari data American Thyroid Association yang menemukan jika satu dari dari delapan perempuan mengalami penyakit tiroid selama hidupnya.
Bahkan lebih parahnya lagi, 10 dari 20 persen perempuan di usia tiga puluh mengalami perkembangan penyakit tiroid.
Kondisi tiroid yang tidak diobati menurut Valentino akan membuat organ tubuh semakin buruk, khususnya bagian hati.
Dari sinilah, yuk, kita waspadai gejala-gejala dari penyakit tiroid ini, berikut cara mengenalinya.
Perubahan berat badan
Saat tiroid terlalu banyak atau terlalu sedikit mengeluarkan hormone (hipertiroidisme), maka itu juga berdampak pada metabolisme tubuh.
“Tubuh biasanya punya sistem untuk mengerem akan segala sesuatu. Dan, banyak perempuan mengalami penurunan berat badan drastis, karena ini,” jelasnya.
Sayangnya, banyak perempuan tidak ingin mendapatkan perawatan tepat untuk hipertiroidisme, karena mereka melihat penurunan berat badan sebagai hal yang baik.
Tekanan darah tidak normal
Hormon tiroid selalu berkomunikasi dengan jantung, dan memengaruhi seberapa cepat atau lambatnya detak jantung.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/hipertiroid.jpg)