GPS Santuni Masyarakat Dengan Berbagi Sembako

Untuk itu manusia disarankan memperbanyakkan amalan sedekah, karena di dalamnya terdapat banyak rahasia dan kebaikan.

GPS Santuni Masyarakat Dengan Berbagi Sembako
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Komunitas Gerakan Peduli Sesama (GPS) saat berbagi dengan masyarakat di Desa Pipit Teja belum lama ini. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak M Wawan Gunawan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS,- Komunitas Gerakan Peduli Sesama (GPS) kembali melaksanakan kegiatan berbagi sembako. Kali ini Komunitas ini berbagi sembako di Dusun Pimpinan Parit, Desa Pipit Teja, Kecamatan Teluk Keramat.

Ketua komunitas GPS Bayu mengatakan berbagi atau bersedekah adalah sesuatu yang dianjurkan, apalagi di dalam agama Islam.

Baca: Waka Polres Sambas dan PPDI Serahkan Tali Asih Kepenyandang Disabilitas

Baca: Korps PMII Putri IAIS Sambas Gelar Kajian Perempuan Muslim dan Kesetaraan Gender

"Tak ada yang menyanggah sedekah adalah amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam. Meski tidak bersifat wajib, sedekah memiliki keutamaan yang begitu besar," ujarnya, Selasa (4/11/2018).

Ia menjelaskan, bersedekah merupakan amalan yang sangat disukai oleh Allah.

Untuk itu manusia disarankan memperbanyakkan amalan sedekah, karena di dalamnya terdapat banyak rahasia dan kebaikan.

Diantaranya adalah menyembuhkan berbagai penyakit, menjauhkan dari segala macam kesulitan dan masalah, diselamatkan dari segala keburukan, menenangkan hati dan jiwa serta melapangkan rezeki.

Untuk itu ia mengajak semua kalangan untuk sama-sama bersedekah dan saling membantu yang memerlukan.

"Kata Yuk Sedekah, yang selalu digaungkan oleh Gerakan Peduli Sesama ini, di maksudkan dengan kata tersebut bertujuan untuk mengajak siapa saja yang mau peduli terhadap sesama," terangnya.

"Bersedekah di kala susah itu jauh lebih sulit dilakukan dibanding dengan bersedekah di saat kita kaya. Sebab, bagaimana mau memberi untuk orang lain jika kita saja hidupnya pas-pasan? Mungkin hal itu yang banyak dipikirkan oleh kebanyakan orang," paparnya.

Ia menjelaskan, sebelumnya pihaknya mendapatkan Informasi ini dari Vijai yang diketahui sebagai salah satu pegawai di Kantor Desa Pipit Teja. Berawal dari itulah pihaknya intens melakukan diskusi dan pada akhirnya memberikan bantuan kepada Ibu Asmi.

Untuk diketahui, Ibu Asmi ini merupakan warga yang kurang mampu di daerahnya, dimana kondisi beliau sekarang sangat memperihatinkan dan tinggal seorang diri di rumahnya yang sederhana.

Dengan demikian, adanya bantuan berupa sembako yang diberikan ini merupakan sumbangan dari anggota komunitas GPS dengan cara mengumpulkan uang seikhlasnya yang semata - mata untuk berbagi dengan sesama yang sedang membutuhkan.

"Semoga dengan dilaksanakannya program ini bisa menjadi inspirasi bagi orang lain dan lebih banyak lagi orang mau peduli terhadap sesama," ungkap Bayu. 

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved