Gubernur Non Aktif Jambi Zumi Zola Menangis di Hadapan Majelis Hakim Tipikor, Ini Penyebabnya!

Gubernur Non Aktif Jambi, Zumi Zola, menangis di hadapan Majelis Hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (22/11/2018).

Gubernur Non Aktif Jambi Zumi Zola Menangis di Hadapan Majelis Hakim Tipikor, Ini Penyebabnya!
Instagram/Zumi Zola
Gubernur Non Aktif Jambi, Zumi Zola. 

Setelah kembali dari Inggris, Zumi mengaku didorong ayahnya yang saat itu sudah tak lagi menjabat gubernur Jambi untuk terjun ke dunia politik dan bergabung ke partai politik.

"Saya akhirnya bisa terpilih menjadi kepala daerah, yaitu Kabupaten Tanjung Jabung Timur," kata dia.

"Beberapa tahun saya menjabat, saya pun didukung pula untuk mengikuti Pilkada Gubernur Provinsi Jambi pada tahun 2015, sehingga akhirnya saya terpilih dan dilantik pada Februari 2016," lanjutnya.

Rp 60 Miliar Per Tahun

Gubernur Jambi Zumi Zola diperkirakan bisa mendapat uang Rp 60 miliar hanya dari Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Uang itu berasal dari kontraktor yang menjadi rekanan Dinas PUPR.

Baca: MOU Dengan Kejari Sambas, Ini Harapan Bupati Kepada ASN

Baca: Peraturan MenPAN RB Tentang Sistem Ranking Seleksi CPNS 2018, Begini Ketentuannya!

Hal itu dikatakan Asrul Pandapotan Sihotang, orang kepercayaan Zumi Zola, saat bersaksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (27/9/2018).

Dia bersaksi untuk terdakwa Zumi Zola.

Awalnya, jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Tri Anggoro Mukti mengonfirmasi uang-uang yang diperoleh Asrul untuk keperluan Zumi Zola.

Asrul mengaku menerima uang dari para kontraktor melalui Kepala Dinas PUPR Jambi Arfan.

Halaman
1234
Editor: Hasyim Ashari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved