Manfaatkan Pasar e-Commerce JNE Layani 20 Juta Paket Perbulan

Pengguna internet di Indonesia terus berkembang pesat, Kemenkominfo merilis tahun 2017 pengguna internet sudah mencapai 143,26 juta

Penulis: Tri Pandito Wibowo | Editor: Madrosid
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

Laporan Wartawati Tribun Pontianak, Maskartini
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pengguna internet di Indonesia terus berkembang pesat, Kemenkominfo merilis tahun 2017 pengguna internet sudah mencapai 143,26 juta melebihi penduduk negara tetangga.

Tahun 2018 diprediksi pengguna internet bisa melebihi 150 juta atau mendekati 160 juta.

Perkembangan dunia digital yang memberi perubahan kultur ternyata menjadi peluang bagi industri logistik.

Branch Manager JNE Kalimantan Barat, Asep Nanda Hermana mengatakan ketika jarak menjadi masalah sehingga sector logistic ada untuk connecting happiness.

Ia mengatakan dengan luasnya wilayah sektor logistik memiliki tantangan yaitu kondisi geografis di Indonesia, kondisi lalu lintas atau jalan, kondisi cuaca, dan implementasi dari regulasi.

Baca: 8 Hal Unik yang Hanya Ada di Korea Selatan, Dari Delivery Makanan 24 jam Hingga Internet Tercepat

Namun masalah dapat menjadi peluang maka tantangan-tantangan ini akan dihadapi dengan solusi.

Dengan pengguna internet sebanyak 265,4 juta sehingga diakuinya dapat mendorong penjualan online di Indonesia terus tumbuh pertahun-tahun hingga 30 pertahun.

"Dampak positif sehingga pengiriman meningkat. Ada 3 hal yang mendukung dengan adanya internet dan tidak dapat terpisahkan yaitu platform, payment gateaway, dan logistik," ungkap Asep, Rabu (20/11/2018).

Saat ini diakuinya perkembangan transaksi e-commerce tidak hanya di kota-kota besar.

"Dengan menyesuaikan perkembangan e-commerce, perbulan sudah bisa dikirim 20 juta paket dengan 65 persen melalui perjalanan udara dan 35 persen melalui perjalanan darat," ujarnya.

"Ini merupakan suatu perkembangan signifikan dari tahun-tahun sebelumnya hingga sekarang," ungkapnya.

Adanya internet kata Asep bisa membantu pick-up langsung dan melayani secara full.

Saat ini JNE telah mengembangkan Automatic Sorting Center and Gateaway System agar segara bisa diselesaikan otomatis.

Serta terdapat aplikasi mobile agar dapat memantau lokasi kurir-kurir dan berapa paket yang telah diantar sehingga konsumen bisa tahu dimana paketnya berada.

"Inilah perkembangan kami yang telah mengikuti perkembangan jaman dan sesuai keinginan konsumen," imbuhnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved