Pileg 2019

SBY Titipkan Dua Pesan Pada Seluruh Caleg DPR RI, Begini Kata Deputi Kogasma Demokrat

Deputi Kogasma Partai Demokrat, Herzaky M. Putra, S.Sos., MM menerangkan jika dalam pembekalan Caleg DPR RI Partai Demokrat

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Tim BPN Prabowo-Sandi, Herzaky M. Putra, S.Sos., MM . 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Deputi Kogasma Partai Demokrat, Herzaky M. Putra, S.Sos., MM menerangkan jika dalam pembekalan Caleg DPR RI Partai Demokrat, SBY menyampaikan dan menitipkan dua pesan.

"Ada dua pesan utama SBY sewaktu membuka pembekalan caleg DPR RI periode 2019-2024 Partai Demokrat," kata Herzaky, Sabtu (10/11/2018) saat dikonfirmasi Tribunpontianak.co.id

Pertama, kata dia, tantangan berat yang dihadapi di Pileg 2019 ini. Pileg dan Pilpres serentak, membuat situasi kompetisinya berbeda.

Baca: 7 Cara Menjaga Otak Agar Tetap Tajam dan Kreatif, Satu Diantaranya Tertawa!

Menurutnya, PDIP dan Gerindra yang mengusung capres, sangatlah diuntungkan. Berdasarkan survei, ada lonjakan elektabilitas untuk partai yang kadernya menjadi capres. Di sisi lain, partai yang kadernya tidak menjadi capres, elektabilitasnya saat ini anjlok, termasuk Demokrat.

Herzaky mengatakan, hal tersebut merupakan realitas situasi saat ini. Maka, karakter Partai Demokrat adalah don’t fight the problem, melainkan mencari solusinya.

"Selalu ada solusi jika kita mau berpikir cerdas dan bekerja keras. Masih ada waktu lima bulan untuk meningkatkan elektabilitas Partai Demokrat," katanya.

Kedua, lanjutnya, sejak tahun 2017, peta politik telah berubah. Makin mengemukanya politik identitas dan politik sara. Politik demokrasi menjadi tidak sehat. Maka, harus menjadi perhatian bersama para kader Demokrat dan jangan sampai kader dan caleg Partai Demokrat ikut-ikutan menjadi ekstrim.

"Partai Demokrat memberikan seruan moral kepada kedua kubu capres agar dapat memberikan contoh dan memainkan peranan yang positif agar terhindar dari politik identitas berbasiskan ideologi dan paham yang ekstrim. Demokrat mengharapkan kontestasi pilpres lebih mengedepankan kebijakan, program, dan solusi untuk rakyat. Apa yang akan dilakukan untuk negaranya, rakyatnya, jika terpilih. Ketimbang mengeksploitasi politik identitas," ungkapnya.

Pesan SBY ini, menurut Herzaky, Deputi Kogasma yang juga merupakan putra Kalbar, tentu saja sangat relevan untuk Kalbar dengan karakteristik warganya yang sangat multi etnis dan multi agama.

Eksploitasi politik identitas berpotensi memperbesar polarisasi antar pendukung kedua kubu capres, dan bisa mengancam keutuhan warga Kalbar ini ke depannya.

Ia pun mengatakan, kader dan caleg Demokrat di Kalbar diharapkan tidak ikut terjebak dalam situasi ini dan mengedepankan tawaran-tawaran program yang merupakan solusi atas kesulitan masyarakat Kalbar saat ini.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved