Total 1900 Pengendara Terjaring Operasi Zebra di Mempawah, 2 Sopir Kedapatan Positif Narkoba

Selain itu, pada Operasi Zebra ini turut pula terjaring 2 orang Supir yang kedapatan menggunakan Narkoba saat berkendara.

Total 1900 Pengendara Terjaring Operasi Zebra di Mempawah, 2 Sopir Kedapatan Positif Narkoba
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ FERRYANTO
Pihak Kepolisian saat mengamankan dua Supir yang Positif Narkoba, Jumat (11/09/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak Ferryanto

TRIBUN PONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH- Hingga hari kesebelas Pelaksanaan Operasi Zebra, telah terkumpul 1900 berkas pengendara yang terjaring operasi Zebra dengan berbagai pelanggaran di Satlantas Polres Mempawah.

Selain itu, pada Operasi Zebra ini turut pula terjaring 2 orang Supir yang kedapatan menggunakan Narkoba saat berkendara.

Baca: LIVE STREAMING El Clasico Persib Bandung Vs PSMS Medan, Babak Pertama Mandul Gol

Baca: Sempat Ngeles Pakai Narkoba dan Tunjukan Truk Lain, 2 Sopir di Gelandang ke Mapolres Mempawah

Kedua Supir ini di amankan saat terjaring Rajia Gabungan dalam Operasi Zebra Kapuas 2018 yang di gelar oleh Satlanta didepan Mako 2 Polres Mempawah, yang terletak di jalan GM Taufik, Kecamatan Mempawah Hilir.

Kasat Lantas Polres Mempawah AKP Eko Budi Darmawan mengatakan bahwa sangat lah berbahaya seseorang yang berkendara di bawah pengaruh Narkoba.

"Ketika seseorang memakai Narkoba, tingkat kesadaran berbeda dengan orang normal, contoh kecepatannya tidak tau, kapan waktu mau mengerem, insting perasaan Happy saja,"ungkap Eko. Jumat (09/11/2018).

Eko mengungkapkan bahwa kedua Supir bisa di pastikan akan di sanksi dengan pasal berlapis.

"Kita akan terapkan di pasalnya pasal tentang penggunaan Narkoba ketika mengemudi yang mana membahayakan nyawa orang lain, lalu terkena juga sanksi Administrasi karena dia juga tidak memiliki kelengkapan surat kendaraan bermotor, dan nanti kita limpahkan juga ke fungsi Narkoba,"ujarnya.

Pihaknya pun akan melakukan penelusuran ke pihak perusahaan dimana sang supir bekerja terkait ada pegawai nya yang menggunakan narkoba saat menyupir.

"Kita akan menggali juga informasi dari perusahaan. dari dulu kami selalu wanti - wanti, jalur kita merupakan jalur luar kota yang jarak tempuhnya jauh, para supir ini banyak yang salah, pengen staminanya kuat, malah Makai barang aneh - aneh,"ungkapnya.

Kemudian, Kasat Lantas kembali menghimbau kepada seluruh Masyarakat untuk senantiasa menjaga keselamatan berlalu lintas.

Iapun mengungkapkan, dengan berbagai operasi yang di laksanakan di harap dapat lebih memberikan edukasi kepada masyarakat terkait keselamatan berkendara.

"Keselamatan itu milik kita semua, jangan sampai kelalaian kita penegmudi lain hilang nyawanya rusak fisiknya,"pesan Kasat.

Penulis: Ferryanto
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved