Hairiah Puji Peserta Kirab Pemuda 2018

Hairiah juga menambahkan, ia yakin semua peserta Kirab ingin hadir dan menjelajah hingga ke pelosok-pelosok Kabupaten Sambas

Penulis: Muhammad Luthfi | Editor: Dhita Mutiasari
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ M WAWAN GUNAWAN
Wakil Bupati Sambas Hj Hairiah saat menyerahkan bendera Kirab Pemuda dari pemerintah Kabupaten Sambas ke peserta Kirab Pemuda untuk di bawa kembali menuju Kalimantan Tengah, Kamis (18/10) malam. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak M Wawan Gunawan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS- Wakil Bupati Sambas Hj Hairiah memuji kemampuan dan kegigihan peserta Kirab Pemuda 2018, Jum'at (19/10/2018).

Hal itu ia sampai pada malam pelepasan Kirab Pemuda 2018, di aula kantor Bupati Sambas.

Baca: Kemenpora Kagum Dengan Sambutan dan Budaya Sambas

Baca: Tinggalkan Sambas, Peserta Kirab Pemuda Sampaikan Ucapan Terima Kasih

"Para peserta sangat luar biasa, hanya tiga hari di Kabupaten Sambas, tapi mereka bisa mempotret keindahan, keramahan, dan juga keberagaman yang ada di Kabupaten Sambas," ujarnya, Kamis malam (18/10).

Hairiah juga menambahkan, ia yakin semua peserta Kirab ingin hadir dan menjelajah hingga ke pelosok-pelosok Kabupaten Sambas, termasuk di perbatasan.

Namun karena waktu maka mereka tidak bisa hadir disana.

"Saya yakin semuanya ingin hadir di perbatasan, tapi karena keterbatasan kita tidak bisa hadir disana. Namun yakinlah, itu adalah sebuah destinasi baru yang ada di Kalimantan Barat dan menjadi ikon baru dan garda terdepan muka Indonesia di mata dunia khususnya perbatasan," sambung Hairiah.

Hairiah menjelaskan, kedepannya Pemkab Sambas sangat terbuka dan ingin para peserta kirab hadir kembali di Sambas.

Karena mengingat Sambas juga masih memiliki banyak destinasi yang belum di kunjungi, dan juga menarik.

"Kita adakan kegiatan dan kegiatan ikon-ikon seperti Festival pesisir Paloh, itu adalah sebuah bentuk keseriusan pemerintah untuk menghadirkan kepedulian pemerintah terhadap pelestarian lingkungan," paparnya.

Hairiah juga menjelaskan, adat dan budaya di Sambas masih di junjung tinggi. Salah satunya adalah dengan keramahan dan kebersamaan seperti para orang tua asuh yang menyambut kedatangan peserta kirab yang layaknya anak sendiri.

"Sambutan para orang tua asuh di Sambas layaknya menyambut anak-anak yang lama tidak bertemu. Seperti itulah Sambas menyiapkan kedatangan para peserta," ujar mantan senator Kalbar ini.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga tidak lupa untuk menyampaikan permohonan maafnya dan ucapan terima kasih jika ada kekurangan dalam pelayanan.

Untuk itu, kedepannya ia meminta agar peserta Kirab Pemuda kali ini Sudi kiranya menjadi duta dan mengenalkan Sambas kepada masyarakat luas di luar Kalimantan Barat bahkan di dunia.

"Kami ucapakan terima kasih atas kedatangan ini, maka selanjutnya para peserta Kirab Pemuda akan menjadi duta-duta untuk Sambas di luar sana," lanjut Hairiah.

"Untuk itu, kita juga harus menjaga pemuda. Maka pemuda harus kokoh, harus kuat untuk menjaga persatuan dan kesatuan NKRI," tutupnya. 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved