Lanceng Praben di Mempawah, Kepala Disdikporapar Harap Beri Efek Multiplier

Ia mengatakan bahwa dengan semakin banyaknya kegiatan Budaya yang di expose maka akan terjadi multiplayer efek bagi Mempawah.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ FERRYANTO
Peserta Lanceng Praben Mempawah 2018. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak Ferryanto

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH- Ikatan Keluarga Besar Madura (IKBM) Kabupaten Mempawah, menggelar Pemilihan Duta Lanceng Praben Mempawah, yang mana Puncak pemilihan direncanakan akan di gelar di Taman Ria Terminal Bus Mempawah, pada Sabtu (13/10) malam.

Kegiatan ini resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disdikporapar), Firman Juli Purnama di Wisma Chandramidi, Kamis (11/10/2018), dan Pemilihan Duta Lanceng Praben ini diikuti 34 peserta, terdiri dari 17 pria atau lanceng dan 17 wanita atau praben.

Baca: Kementerian ESDM Gelontorkan 25 Ribu Mesin Perahu BBG, 214 untuk Nelayan Kecil Mempawah

Baca: Pemberian Bantuan Mesin BBG ke Nelayan di Mempawah, Anggota DPR RI Katherine Pesankan Ini

Atas nama pemerintah daerah, Firman menyatakan dukungannya atas terselenggaranya pemilihan Duta Pemilihan Duta Lanceng Praben Mempawah yang dilaksanakakan secara perdana.

Ia menilai, kegiatan itu bagian dari wujud komitmen IKBM yang didukung pemda untuk menggali potensi budaya di Kabupaten Mempawah, serta melestarikannya.

Firman menegaskan pemerintah daerah mendukung penuh berbagai upaya pelestarian seni budaya di Kabupaten Mempawah. Menurutnya peran aktif masyarakat dalam penggalian dan pelestarian seni budaya harus terus dilakukan, karena jika dibiarkan maka kebudayaan asli Indonesia akan hilang ditelan zaman.

“Sekarang banyak budaya-budaya luar yang masuk ke Indonesia dan mengancam keberadaan atau eksistensi budaya asli Indonesia, karenanya kita membutuhkan kepedulian-kepedulian anak bangsa untuk melestarikan budaya-budaya daerah agar tak hilang dan dilupakan,” ujarnya.

Ia mengatakan bahwa dengan semakin banyaknya kegiatan Budaya yang di expose maka akan terjadi multiplayer efek bagi Mempawah.

"Pertama kita mengenalkan daerah kita dulu, di Mempawah, yang kedua kita mengenalkan budaya yang ada di Kabupaten Mempawah, income langsung memang tidak ada, tapi multiplier efek nya seperti semakin banyak wisatawan yang Mempawah maka akan semakin menunjang perekonomian, orang jajan, makan,"ujarnya

Penulis: Ferryanto
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved