Breaking News

Satpol PP Razia Perokok di 15 OPD Pemprov Kalbar

Golda mengatakan, semua pimpinan dan ASN yang dirazia menyambut baik kedatangan tim Satpol PP dan mendampingi tim memeriksa ruangan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Anggota Satpol PP Provinsi Kalbar saat menggelar pemantauan dan pengawasan Kawasan Tanpa Rokok (KTR), Jumat (05/10/2018). Ada 15 OPD yang dirazia serentak tim Satpol PP. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Iin Sholihin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Anggota Satpol PP Provinsi Kalbar menggelar pemantauan dan pengawasan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di 15 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Kalbar, Jumat (05/10/2018).

OPD yang menjadi sasaran Satpol PP Kalbar antara lain Badan Kesbanglinmas, Bappeda, Biro Ekononi, Biro Pemerintahan, Biro Hukum, Biro Aset, Biro Umum, Sekretariat Daerah, Badan Kepegawaian Daerah, BPPKAD, Masjid Annaim, Polikesehatan, Ruangan Staf TU, Ruangan dan areal Staf Ahli Gubernur serta ruang dan areal Poliklinik Kesehatan Kantor Gubernur Kalbar.

Baca: Satpol PP Razia PNS Merokok di Enam Organisasi Perangkat Daerah Kalbar

Baca: Alumnus Akademi Sahur Indosiar Ajari Siswa Ceramah

Kabid Penegakan Peraturan Daerah Prov Kalbar Golda M Purba menjelaskan, razia digelar menindaklanjuti Surat Edaran Gubernur Nomor: 065/2636/OR-B tanggal 13 September 2018 tentang Kawasan Tanpa Rokok pada Area Perkantoran di lingkungan Perangkat Daerah Pemerintah Provinsi Kalbar.

"Adapun hasil pelaksanaan tugas bahwa di 11 titik pengamatan razia tidak ditemukan ASN yang merokok dan rata-rata sudah menempelkan larangan merokok di dinding. Tim mengimbau agar dibuatkan standing banner di tempat-tempat strategis, seperti ruang masuk sehingga siapapun yang datang baik ASN dalam dan luar Pemprov serta masyarakat akan melihat larangan merokok dan surat edaran gubernur tentang larangan merokok itu," papar Golda.

Golda mengatakan, semua pimpinan dan ASN yang dirazia menyambut baik kedatangan tim Satpol PP dan mendampingi tim memeriksa ruangan pejabat struktural dan staf yang berada di OPD.

Ke depan, kata Golda, tim akan bergerak secara simultan di kawasan tanpa rokok.

"Jika ASN sehat, akan berdampak pada keluarganya sehat serta lingkungan sekitar mendapatkan udara yang sehat pula," pungkasnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved