Bupati Gidot Sebut Program Beasiswa Utusan Daerah Tingkatkan IPM Bengkayang
Untuk diketahui, aejak periode pertama 2010-2015 kebijakan Bupati Bengkayang, Suryadman Gidot mencanangakan Program Beasiswa Utusan Daerah
Penulis: Chris Hamonangan Pery Pardede | Editor: Dhita Mutiasari
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Bupati Bengkayang, Suryadman Gidot melakukan kunjungan di Politeknik Pembangunan Pertanian Jogjakarta-Magelang, Jumat (28/09/2018).
Dalam kunjungannya, Gidot menjelaskan bahwa dalam upaya menjadikan Bengkayang sejahtera dan berdaya saing sangat diperlukan tenaga-tenaga terampil yang kompetitif seperti di Magelang yang kuota Beasiswa Utusan Daerah (BUD) untuk penyuluh peternakan atau mantri hewan.
Baca: Interaksi Manis 7 K-Pop Idol dengan Saudara Non Selebnya, Bikin Hati Penggemar Hangat
Baca: Kunjungi Stand Glaen Elektronik di Ayani Megamal, Bisa Bawa Pulang Elektronik Hanya Rp 10 Ribu!
Untuk diketahui, aejak periode pertama 2010-2015 kebijakan Bupati Bengkayang, Suryadman Gidot mencanangakan Program Beasiswa Utusan Daerah (BUD) di berbagai perguruan tinggi di tanah air seperti Guru, termasuk guru SLB, dokter, perawat, bidan, dokter hewan, penyuluh pertanian, peternakan, perkebunan pariwisata.
"Bengkayang harus menjadi pensuplai daging dimasa yang akan datang, mengingat selama ini sudah banyak kelompok peternak yang dibina dan dibantu berupa indukan ternakan," kata Gidot.
Menurut Ketua DPD Partai Demokrat Kalbar ini, selain sebagai penyuluh, para pendapat beasiswa kedepannya diharapkan dapat membantu perusahaan daerah sebagai tenaga ahli untuk pengemukan dan budidaya peternakan ayam, babi, sapi dan kambing.
"Ini dilakukan untuk membuka lapangan kerja dan menopang Pendapatan Asli Daerah (PAD). Untuk masa kedepan melakukan inovasi akan lebih mudah, karena SDM sudah banyak tersedia," ungkapnya.
Tekad Bengkayang, kata Gidot,bagaimana Bengkayang sebagai penghasi atau pensupply daging, hentikan ketergantungan daging dari luar pulau dan luar negara.
"Bengkayang punya potensi lahan perkebunan kelapa sawit rakyat yang ada harus dinegrasikan dengan peternakan
Bangun pertanian menciptakan kemandirian daerah dan negara. Bersatu Bengkayang maju," tutupnya.