Penyusunan Rencana Kontijensi Bencana Usai, BPBD Fokuskan Penanganan Banjir dan Karhutla.
Dokumen Renkon ini akan di jadikan sebuah rencana operasi, apabila terjadi tanggap darurat bencana
Penulis: Ferryanto | Editor: Jamadin
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ferryanto
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - BPBD Mempawah telah melaksanakan penyusunan rencana Kontijensi (Renkon) Bencana Alam selama 3 hari berturut-turut.
Eko Supriyanto, Kepala Bidang Pencegahan dan Keterjagaan BPBD Provinsi Kalimantan Barat mengatakan bahwa dengan pelaksanaan kegiatan tersebut selama 3 hari, maka pihaknya telah mempunyai pegangan dan landasan dalam penanggulangan bencana di Kabupaten Mempawah.
"Dokumen Renkon ini akan di jadikan sebuah rencana operasi, apabila terjadi tanggap darurat bencana," ujarnya, Jumat (21/9/2018).
Baca: KPU Samakan Persepsi dengan Bawaslu dan Peserta Pemilu, Ini Tujuannya
Ia mengatakan bahwa di Kabupaten Mempawah pihak BPBD memfokuskan terhadap Penanggulangan dan penanganan bencana Kebakaran lahan dan banjir.
" Karena Renkon ini kita riview dari bencana banjir dan kebakaran lahan, maka 2 bencana ini bisa di pastikan akan terjadi di Kabupaten Mempawah, karena Renkon ini kan disusun berdasarkan bencana yang pernah terjadi,"ujarnya.
Baca: Pengunjung Tampak Antusias di Monumen Tugu Khatulistiwa Jelang Hari Terakhir Detik Kulminasi
Eko mengatakan bahwa, dengan dilaksanakan nya Renkon ini, pihaknya optimis dalam menghadapi bila mana terjadi bencana di masa yang akan datang, karena dengan kegiatan Renkon ini Singkronisasi antara BPBD Kabupaten dan Provinsi menjadi lebih baik, serta penanganan baik darat dan udara pun dengan ini menjadi lebih optomal.