Semangat Bintang 9 di Tabligh Akbar PCNU Sintang

Dalam tabligh akbar PCNU Sintang yang diadakan pada hari Minggu tgl 9 bulan 9 2018 bersama Habib Tohar Mutohar dari Semarang.

Semangat Bintang 9 di Tabligh Akbar PCNU Sintang
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Suasana tablig akbar PCNU Sintang. 

Citizen Reporter
Afif Afryandi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Membuminya bintang 9 mungkin itulah yang menggambarkan kebersamaan dalam tabligh akbar PCNU Sintang yang diadakan pada hari Minggu tgl 9 bulan 9 2018 bersama Habib Tohar Mutohar dari Semarang.

Kegiatan yang dimeriahkan oleh Banom-banom Nahdhatul Ulama sebagai pengisi acara yang sekaligus merupakan bukti komitmen dari ketua Tanfidiyah NU terpilih Kiyai smSyaiful Anam yang insyaallah akan dilantik pada tanggal 18 September 2018.

Harapan beliau bahwasanya ukhuwah dari seluruh Banom dapat tercipta dengan baik sehingga kedepan seluruh Banom dapat aktif bersama membendung gerakan-gerakan radikalisme yang semakin masif baik dikalangan pemuda maupun orang tua.

Baca: HIMPSI Gelar Kongres ke XII Angkat Tema Karya Nyata untuk Bangsa: Inspirasi dari Psikologi

Sebagai mana disampaikan juga oleh ketua Rois Am PCNU Sintang Drs. Edy Sunaryo bahwa kita NU dan seluruh Banom bahwa tantangan NU hari ini sangat berat, banyak sekali isu isu hoax yang selalu menyudutkan NU baik secara kepengurusan maupun amaliah-amaliah nya.

"Saat nya NU jihad fil medsos, pemuda pemudi NU harus bisa mengcounter isu-isu hoax yang menyerang NU "begitulah yg disampaikan beliau dengan nada khasnya.

Adapun yang disampaikan oleh Habib Tohar Mutohar sebagai penceramah ialah penting nya molimo ala Habib Tohar Mutohar Yaitu maulid,manakib,mendengarkan muwaidul hasanah,mangan dan muleh,,

Yang mana beliau memaksudkan agar kita warga Nahdiyin menjaga tradisi-tradisi yang baik yg di miliki NU sebagaimana memperingati maulid, membaca manaqib dan sering mendengarkan mauidul hasanah atau tabligh akbar yang diisi oleh para masayikh NU, adapun mangaan dan muleh ialah candaan beliau bahwa setiap kegiatan NU pasti kita kumpul makan dan bersedekah bersama dan juga pulang dengan tertib tanpa ada amarah akan tetapi sama sama guyup rukun sesama warga negara Indonesia.

Penulis: Syahroni
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved