Belum Ada Dokter Spesialis Tetap, Warga Masih Harus di Rujuk ke Rumah Sakit Lain

Tujuannya untuk melihat apakah RSUD Sultan Muhammad Jamaluddin I layak ditempatkan oleh dokter spesialis wajib kerja.

Belum Ada Dokter Spesialis Tetap, Warga Masih Harus di Rujuk ke Rumah Sakit Lain
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ADELBERTUS CAHYONO
Kepala Seksi Pelayanan Medik dan Keperawatan Rumah Sakit Sultan Muhammad Jamaluddin I, Muhammad Azwar. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Adelbertus Cahyono

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA - Kepala Seksi Pelayanan Medik dan Keperawatan Rumah Sakit Sultan Muhammad Jamaluddin I Kayong Utara, Muhammad Azwar mengungkapkan, sebagian besar warga yang datang berobat masih harus dirujuk ke rumah sakit lain di Ketapang atau Pontianak.

Terlebih bagi warga yang memerlukan dokter spesialis. Pihak rumah sakit belum dapat menangani. Belum ada dokter spesialis yang ditugaskan tetap di rumah sakit.

Baca: Dokter Spesialis Dasar di RSUD Muhammad Jamaluddin I Kayong Utara Masih Kosong

Baca: Kadiskes Kayong Utara Akui Sulit Cari Dokter Spesialis

"Kamar operasi kita ada, cuma memang enggak ada spesialisnya kan jadi enggak bisa dipakai" katanya kepada wartawan, Selasa (4/9/2018).

Ia membeberkan, beberapa waktu lalu, tim visitasi dari Kementerian Kesehatan sudah pernah datang ke rumah sakit pertama di Kayong Utara ini.

Tujuannya untuk melihat apakah RSUD Sultan Muhammad Jamaluddin I layak ditempatkan oleh dokter spesialis wajib kerja.

Kemenkes akan menugaskan dokter-dokter spesialis yang baru lulus di rumah sakit selama setahun.

"Jadi dari kementerian langsung, kemarin satu hari, sorenya karena mereka sibuk langsung pulang, tadi pagi baru berangkat dari Ketapang," ungkapnya.

Ia belum dapat memastikan kapan dokter-dokter spesialis itu tiba. Sebab, hal ini sangat bergantung pada hasil visitasi.
 

Penulis: Adelbertus Cahyono
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved