Gerhana Bulan Total

Niat Solat Gerhana Bulan dan Tata Cara Shalat Khusuf

Indonesia menjadi wilayah yang beruntung di mana gerhana bulan bisa terlihat secara sempurna.

Tayang:
Penulis: Nasaruddin | Editor: Nasaruddin
Youtube/NASA
Gerhana Bulan Total 28 Juli 2018 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Indonesia menjadi wilayah yang beruntung di mana gerhana bulan bisa terlihat secara sempurna.

Fase gerhana sebagian mulai pukul 01.24 sampai pukul 05.19 WIB (untuk WITa dan WIT menyesuaikan).

Pada rentang waktu tersebut disunnahkan shalat gerhana bulan.

Fase total terjadi pada pukul 02.30-04.13 WIB, selama 107 menit, terlama di abad ini.

Kepala Balai Pengamatan Antariksa dan Atmosfer, Lapan Pontianak, Muzirwan kepada Tribun mengatakan, pada saat gerhana bulan total, bulan berwarna merah darah sehingga disebut blood-moon.

Di balik fenomena alam gerhana bulan yang akan terjadi, tentu tersimpan kebesaran dari Allah.

Oleh karena itu bagi mereka yang beragama Islam sangatlah disarankan untuk melakukan salat gerhana bulan.

Salat yang dilakukan saat gerhana bulan disebut dengan salat khusuf; sedangkan saat gerhana matahari disebut dengan salat kusuf.

Niat Salat Gerhana

Niat salat ini, sebagaimana juga salat-salat yang lain cukup diucapkan di dalam hati, yang terpenting adalah niat hanya semata karena Allah semata dengan hati yang ikhlas dan mengharapkan rida-Nya.

Dihimpun dari nu.or.id niat dan tata cara menjalankan salat 'khusuf'.

Sebelum shalat ada baiknya imam atau jamaah melafalkan niat terlebih dahulu sebagai berikut

أُصَلِّي سُنَّةَ الخُسُوفِ رَكْعَتَيْنِ إِمَامً/مَأمُومًا لله تَعَالَى

Ushallî sunnatal khusûf rak‘ataini imâman/makmûman lillâhi ta‘âlâ

Artinya, “Saya shalat sunah gerhana bulan dua rakaat sebagai imam/makmum karena Allah SWT.”

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved