Pemkab Sambas Hadirkan Regulasi dan Kebijakan Strategis Demi Dukung Program UKS
Pemerintah Daerah telah mengeluarkan beberapa regulasi atau pengaturan, mendorong penguatan UKS kabupaten hingga kecamatan.
Penulis: Tito Ramadhani | Editor: Dhita Mutiasari
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Tito Ramadhani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Untuk mendukung Program UKS, Sekretaris Daerah Kab Sambas, Uray Tajudin mengungkapkan ada beberapa langkah nyata yang telah dilakukan Pemda Kab Sambas.
Diantaranya dengan menghadirkan regulasi dan kebijakan strategis.
Baca: Tim Penilai Lomba Sekolah Sehat Tingkat Nasional Kunjungi Sambas
Baca: Seru! Ini Suasana PPDI dan Polres Sambas Nonton Bareng Film 22 Menit di Bioskop
Pemerintah Daerah telah mengeluarkan beberapa regulasi atau pengaturan, mendorong penguatan UKS kabupaten hingga kecamatan.
"Termasuk menerbitkan keputusan bersama dengan Kementerian Agama Kabupaten Sambas, ini erat kaitannya dengan pelaksanaan UKS di Madrasah yang merupakan binaan Kemenag," ujar Sekda.
Selain itu, Uray Tajudin menjelaskan, pelaksanaan UKS di sekolah maupun madrasah, dilakukan dengan mengembangkan kerjasama dan mengintegrasikan program dengan kearifan lokal.
Menurut Sekda, pelaksanaan UKS berupaya maksimal meningkatkan partisipasi atau keterlibatan masyarakat.
"Pastinya ini adalah kerjasama lintas program dan lintas sektoral dilingkungan pemerintah kabupaten sambas. Kita berharap, setiap sekolah sehat, memberikan pengaruh baik bagi prilaku masyarakat disekitar sekolah," sambungnya.
Sebelumnya diberitakan,
Tim Penilai Lomba Sekolah Sehat (LSS) tingkat nasional tahun 2018 berkunjung ke Kabupaten Sambas.
Ada 4 orang yang diutus untuk menilai peserta LSS Tingkat Nasional tahun 2018 di Kalimantan Barat.
Tim Penilai tersebut, yakni Dr I Wayan Ardhana MPd, Cicilia Devita MBA dan Hendri SE dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Trisno Subarkah SKM MKM dari Direktorat Kesehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan RI.
Lomba tahun 2018 kali ini, Perwakilan dari Kalimantan Barat, khususnya dari Kabupaten Sambas patut berbangga.
Karena dua wakil Kalbar berasal dari Kabupaten Sambas, yakni TK Negeri Pembina Kecamatan Sambas dan SMA Muhammadiyah Sambas.
Kedatangan tim penilai dari Kementerian ke Kabupaten Sambas, didampingi dari Tim Penilai Provinsi Kalimantan Barat.
Bupati Sambas, Atbah Romin Suhaili menyambut langsung kedatangan Tim Penilai di Kantor Bupati Sambas, Kamis (19/7/2018).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/lss_20180720_152455.jpg)