Citizen Reporter

Bupati Buka Ketapang Safari Sholawat 41 Malam

Bupati Ketapang yang diwakili Edi Junaidi Staf Ahli Bupati bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan memberikan apresiasi kepada seluruh panitia

Penulis: Subandi | Editor: Dhita Mutiasari
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Staf Ahli Bupati Ketapang membuka Safari Salawat 41 malam Jami’iyyah SHolawat Tambo Ati  Kabupaten Ketapang tahun 1439 H/2018 M di halaman Kantor Bupati Ketapang, Minggu (8/7) malam. 

Citizen Reporter

Peliputan Humas dan Protokol Setda Ketapang

Andi Candra

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG – Memohon Ridho Allah SWT mewujudkan Kabupaten Ketapang yang aman, damai dan sejahtera maka Minggu (8/7) malam digelar pembukaan Safari Sholawat 41 malam Jami’iyyah Sholawat Tambo Ati  Kabupaten Ketapang tahun 1439 H/2018 M di Halaman Kantor Bupati Ketapang, Minggu (8/7) malam.

Pembukaan Ketapang bersholawat ini dibuka Bupati Ketapang yang diwakili Staf Ahli Bupati Ketapang, Edi Junaidi S.Sos. dalam pembukaan Safari Sholawat 41 malam Jami’iyyah Sholawat Tambo Ati  Kabupaten Ketapang dihadirkan juga KH Marzuki Mustama, pengasuh Pondok Pesantren Sabilurrosyad Malang dalam memberikan siraman rohani kepada Jemaah.

Baca: Bupati Atbah Tegaskan Silaturahim Baik Untuk Keberkahan Negeri

Baca: 668 Penumpang Kapal Dharma Ferry 2 Dievakuasi Tim Gabungan Maritim Ketapang

Bupati Ketapang yang diwakili Edi Junaidi Staf Ahli Bupati bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan  memberikan apresiasi kepada seluruh panitia dan seluruh pengurus jam’iyyah sholawat Tombo Ati Ketapang yang telah bisa melaksanakan sholawat 41 malam keliling di
Kabupaten Ketapang setiap tahunnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya,  bahwa di Tahun 2018 ini kegiatan sholawat 41 malam telah diputuskan untuk dimulai dari Kantor Bupati Ketapang. Ini merupakan suatu penghargaan yang sangat besar bagi Pemerintah Kabupaten Ketapang.\

“Semoga kegiatan ini benar-benar membawa manfaat dan memberikan dam positif bagi pemerintah dan seluruh masyarakat di Ketapang,” tegas Edi Junaidi.

Ia menyebutkan belum lama ini kita telah melaksanakan pesta demokrasi yaitu pemilihan Gubernur Kalimantan Barat. Kita harus mensyukuri bahwa pelaksanaan pesta demokrasi berjalan dengan baik, lancar dan aman.

“Hal ini mesti kita akui, mungkin inilah salah satu jawaban banyaknya do’a-do’a masyarakat, majelis-majelis ilmu dan kelompok-kelompok pengajian, untuk keamanan dan keharmonisan di
Kalimantan Barat khususnya di Kabupaten Ketapang,” ucapnya.

Sosok yang dikenal juga pengurus Masjid Al-Huda Kelurahan Kantor Kecamatan Delta Pawan ini berharap seluruh  pemuka agama, tokoh masyarakat dan para alim ulama untuk  tetap memberikan pengertian dan pemahaman kepada masyarakat  agar dapat bersama-sama menjaga keharmonisan di Kabupaten Ketapang

Karena peran tokoh agama dan tokoh masyarakat sangatlah penting dalam memberikan pencerahan kepada masyarakat. Kabupaten Ketapang diketahui sebagai daerah dengan masyarakat majemuk.

Dimana terdiri dari berbagai suku,ras dan agama dan segala macam budaya.  Karena itu, Jangan sampai perbedaan tersebut kita jadikan suatu permasalahan. Karena setiap perbedaan adalah suatu keniscayaan yang merupakan kehendak dari Tuhan Yang Maha Esa. Oleh karena itu hendaknya keberagaman kita jadikan suatu keunikan untuk lebih mempererat persaudaraan.

“Marilah kita tingkatkan semnagat kekeluargaan serta menyatukan visi dan misi agar daerah kita yang sudah kondusif dapat terpelihara keamanan dan kenyamanannya. Sehingga kita dapat membangun kab.ketapang yang kita cintai ini menjadi lebih maju dan sejahtera,” ucapnya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Ketapang, khusunya jam’iyyah sholawat Tombo Ati untuk tetap menjaga kebersamaan. Kita mesti mewujudkan keamanan dan kedamaian di Kabupaten Ketapang. Jangan mudah percaya terhadap berita-berita hoax yang menyesatkan.  Apalagi berita tersebut terkadang sengaja disebarkan oleh kelompok-kelompok tertentu yang mengatas namakan keagamaan.

“Begitu juga kita harus waspada terhadap kelompok kelopmpok yang menyebarkan paham-paham keras, yang pada dasarnya mereka hanya sengaja ingin memecah belah persatuan dan kesatuan,” ucapnya.
 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved