Pilgub Kalbar
Raup Suara Terbanyak, Midji Bersyukur dan Ucap Berterima Kasih
Namun pihaknya tetap menunggu hasil rekaputulasi oleh KPU Provinsi Kalbar yang akan di langsungkan beberapa hari kedepannya.
Penulis: Syahroni | Editor: Dhita Mutiasari
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Dari total 12 kabupaten kota yang telah melakukan pleno perolehan suara Pilgub Kalbar 2018, paslon Midji-Norsan memperoleh suara terbanyak dengan 1.237.751 suara dan menyusul Karolin-Gidot dengan 843.063 suara dan Milton-Boyman 132.765 suara.
Sutarmidji mengucapkan syukur atas perolehan suaranya ini dan ini tak berbeda jauh dengan hasil quick count yang dilakukan.
Baca: KPU Kota Pontianak Selesai Gelar Rekapitulasi, Jika Ada Gugatan, Begini Mekanismenya
Baca: Tiang Listrik Tumbang di Jalan Karya, Sebabkan Pemadaman di Jalur Berikut
Baca: Pendukung Harry-Yandi Siap Mendukung Edi-Bahasan Membangun Pontianak
"Saya ucap Alhamdulillah pasangan nomor urut 3 memperoleh suara sekitar 51,96 persen dan silakan bandingkan dengan hasil Quik Count," ucap Midji saat diwawancarai, Kamis (5/7/2018).
Namun pihaknya tetap menunggu hasil rekaputulasi oleh KPU Provinsi Kalbar yang akan di langsungkan beberapa hari kedepannya.
"Saya berharap semua berjalan kondusif dan sesuai aturan. Koalisi dan relawan serta simpatisan sudah bekerja luar biasa dan ini hasil yang diperoleh dari kerja bersama, saya sangat berterima kasih dan wujud nyata penghargaan atau perjuangan ini adalah dengan membangun Kalbar baru yang lebih sejahtera," tambahnya.
Sutarmidji menegaskan kalau ia tak akan membuat program kerja 100 hari atau berapa hari. Baginya tak ada program 100 hari yang ada adalah bagaimana merealisasikan apa yang dapat segera direalisasikan dari semua visi-misi yang ada.
"Saya tidak mau pakai program seratus hari, pokoknya apa yang saya sampaikan pada saat kampanye, apa yang menjadi visi misi saya dan Pak Ria Norsan itu akan kite implementasikan secepatnya," ucapnya.
Strategi mempercepat pengimplementasian program dan mewujudkannya tentu disebutkannya bekerja sama dengan pusat, dengan daerah tingkat II, kemudian anggota DPR-RI dari Kapil Kalimantan Barat I, dan Kalimantan Barat II.
"Lewat anggota DPR-RI inilah untuk program percepatan visi misi, kite wujudkan dengan cepat, kalau hanya mengharapkan APBD saya rasa akan lambat. Terobosan itu yang akan kita lakukan," pungkasnya...
--