Ratusan Orang Hadiri Kebaktian Regional Saksi-saksi Yehuwa 2018

Saksi-saksi Yehuwa, kali ini kembali menggelar Kebaktian Regional 2018 yang diselenggarakan sejak 29 Juni hingga 01 Juli

Ratusan Orang Hadiri Kebaktian Regional Saksi-saksi Yehuwa 2018
TRIBUNPONTIANAK/BELLA
Acara ke aktian regional 2018 saksi-saksi Yehuwa Kalbar di Qubu Resort 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Bella

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Saksi-saksi Yehuwa, kali ini kembali menggelar Kebaktian Regional 2018 yang diselenggarakan sejak 29 Juni hingga 01 Juli 2018.

Acara kebaktian rohani yang
diselenggarakan setiap tahun nya itu, kali ini bertempat di Waterpark Paradis Q, Jalan Arteri Supadio, Kubu Raya.

Layanan Media dan Pengawas Acara, Pantun Hutapea, mengatakan bahwa sejak beberapa minggu sebelumnya pihak panitia juga telah menyebarkan undangan ke berbagai pihak.

Baca: Raih Suara Terbanyak Versi Hitung Cepat Pilkada KKU, Citra Duani Komitmen Rangkul Semua Pihak

"Kegiatan ini terbuka untuk umum, tidak ada pungutan biaya dan kolekte apa pun. Mereka bisa mendengar yang dibahas oleh para penceramah soal apa yang dibutuhkan masyarakat. Misalnya bagaimana menjadi keluarga yang lebih baik, bagaimana menjadi anggota masyarakat yang lebih baik," katanya.

Dalam puncak acara Minggu 01 Juli 2018, Pantun menyampaikan bahwa ada sekitar 800 orang hadir mengikuti acara tersebut, mereka berasal dari berbagai Daerah di Kalimantan Barat.

Saksi Yehuwa sendiri adalah orang Kriten yang berupaya menjalankan nasihat Alkitab dalam segala aspek kehidupan.

Hal itu disampaikan oleh Asisten Layanan Media, Deo Endio Gratio kepada Tribun saat hadir dalam rangkaian acara puncak.

"Kami yakin Alkitab bukan hanya dapat mendekatkan seseorang kepada Allah tapi juga menghasilkan kehidupan yang bertujuan, menggalang ikatan keluarga yang kuat dan membina warga negara yang produktif dan jujur," kata Deo.

Melalui Saksi-saksi Yehuwa, mereka membagikan informasi tentang Allah yang bernama Yehuwa dan mengenai Putra-Nya, yaitu Yesus Kristus.

"Saksi Yehuwa berasal dari segala lapisan masyarakat, mereka tidak mengucilkan diri dari orang-orang yang tidak seiman. Mereka hidup, bekerja, dan bersekolah dengan orang-orang dari berbagai agama," kata Deo menjelaskan.

Acara yang dimulai dengan ceramah umum Alkitab dan dilanjutkan menonton Film Yunus itu kemudian ditutup oleh ceramah dari Penatua Mark Sonne Beck dari Denmark yang diterjemahkan langsung oleh Van Leemputten Tom Josef dari Belgia.

Penulis: Rizki Fadriani
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved