Bangun Peradaban di Perbatasan, Atbah: Demi Harga Diri Bangsa
Saya ingin membangun peradapan di Perbatasan untuk memperlihatkan harga diri bangsa di pintu perbatasan antar negara
Penulis: Hadi Sudirmansyah | Editor: Jamadin
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hadi Sudirmansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Sejak telah dibukanya pintu lintas batas (PLB) Aruk Sajingan dan di resmikan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo, Bupati Sambas H Atbah Romin Suhaili ternyata berkeinginan membangun peradapan di kawasan perbatasan di Sambas tersebut.
"Saya ingin membangun peradapan di Perbatasan untuk memperlihatkan harga diri bangsa di pintu perbatasan antar negara,"ujarnya pada Kamis (21/6)
Lanjutnya, karena jangan hanya bangunan megah, tetapi peradapan di perbatasan tidak ada, baik itu kehidupan bermasyarakat, budaya masyarakat, perekonomian dan pelayanannya.
(Baca: Terkait Anak Bawah Umur Ngelem, ini Alisis Ketua IDI Kalbar )
"Maka dari itu saya harapkan masyarakat yang memiliki usaha, silakan membuka usaha, tapi harus memiliki perijinan, biar kita selaku pemerintah bisa memberikan pembinaan,"kata Pria yang pernah mengenyam pendidikan di MA Mujahidin Pontianak ini
Menurut Lulusan Islamic University Of Madinah Al Munawwarah Arab Saudi ini harga diri bangsa itu tak hanya pada bangunan yang megah, tapi harus di sertai pelayanan yang baik, budaya masyarakat yang juga baik dengan begitu Warga Negara Asing akan kagum dengan Indonesia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/atbah_20180622_225035.jpg)