Pilgub Kalbar

APBD Terbatas, Ini Yang Akan Dilakukan Karolin - Gidot

Menurut Karolin, sebelumnya juga sudah mereka lakukan, hal itu terbukti dengan dibangunnya Jembatan Pak Kasih di Tayan.

Editor: Jamadin
TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA
Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat nomor urut 2,Karolin Margret Natasa-Suryadman Gidot memaparkan visi misi mereka pada debat publik pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur kalbar periode 2018-2023 di hotel Aston, Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (21/6/2018) pukul 16.00 WIB. Debat tahap akhir ini mengangkat tema Politik, Hukum, Kepemerintahan Yang Baik dan Kualitas Pertumbuhan Ekonomi Daerah. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak M Wawan Gunawan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID.PONTIANAK - Menanggapi pertanyaan mengenai keterbatasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kalbaruntuk mewujudkan pembangunan di Kalbar, pasangan Karolin-Gidot menegaskan mereka akan mengoptimalkan sinergitas dengan pemerintah pusat untuk mengatasi hal tersebut, Kamis (20/6/2018).

"Dengan anggaran APBD terbatas kita akan bersinergi dengan pemerintah pusat dan pihak ketiga," Tegas Karolin.

Menurut Karolin, sebelumnya juga sudah mereka lakukan, hal itu terbukti dengan dibangunnya Jembatan Pak Kasih di Tayan.

(Baca: Karolin-Gidot Akan Wujudkan Kalbar Bekerja dan Berdaya )

"Kita sudah menjalankannya, salah satunya adalah pembangunan jembatan pak kasih sepanjang tiga Kilometer, itu bukti bahwa kita sudah punya caranya dan mampu mensinergikan antara pemerintah pusat dan pihak ketiga," Jelasnya.

Untum itu Karol menegaskan jangan sampai pembangunan yang dibangun di Kalimantan Barat tidak untuk masyarakat apalagi jika sampai merugikan masyarakat.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved