Breaking News

Tiga Organisasi Perempuan Gelar Kegiatan Diskusi Panel, Ini Persoalan yang Dibahas

Bahkan seperti yang Perempuan Aman hadapi, mereka harus menghadapi perampasan lahan di kampungnya.

Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / WAWAN GUNAWAN
Foto Bersama Perempuan Pemimpin Perubahan setelah kegiatan dan pembacaan Deklarasi, Selasa (19/06/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak M Wawan Gunawan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID.PONTIANAK- Tiga organisasi perempuan yang ada di Kalimantan Barat melaksanakan diskusi panel tentang masa depan politik perempuan di Hotel Orchardz Jl Gajahmada Pontianak, Selasa (19/06/2018).

Ketiga organisasi tersebut adalah Persekutuan perempuan adat aliansi masyarakat adat Nusantara (Perempuan Aman), Perempuan Kepala Keluarga (Peka) dan Duta muda Dayak.

Koordinator Penyelenggara Kegiatan Modista Wisa mengatakan kegiatan tersebut dinamakan Kegiatan Perempuan Pemimpin Perubahan, yang di gagas dengan tujuan agar supaya suara-suara yang disampaikan perempuan itu didengarkan. "Ini digagas agar suara perempuan didengarkan," ujarnya.

Dalam diskusi panel tersebut menceritakan tentang bagaimana politik perempuan yang ada di tingkat Nasional umumnya dan lokal Khususnya. 

(Baca: Harry Daya Sampaikan Poin Program Unggulan untuk Bangun Pontianak )

Dengan membahas apa saja yang perempuan-perempuan lakukan dan hadapi didalam kehidupan sehari-hari.

Bahkan seperti yang Perempuan Aman hadapi, mereka harus menghadapi perampasan lahan di kampungnya. Oleh karena banyaknya persoalan yang dihadapi, kegiatan itu juga berguna untuk mensuport mereka agar tetap mempertahankan politik mereka.

"Karena politik bukan hanya berbicara tentang partai politik, tapi juga tentang dapur mereka (perempuan) di desanya," terang Wisa.

Maka untuk itu para perempuan-perempuan tersebut dirasakan perlu menjaga dan mempertahankan hak-hak politik mereka demi menjaga ketahanan pangan, menjaga hutan dan lingkungan mereka agar tetap asri dan lestari 

Selain itu, dalam kegiatan tersebut juga di laksanakan diskusi bersama dengan metode warung kopi dunia.

(Baca: Istri Tak Bisa Hamil, Suami Dapat Kejutan 5 Tahun Kemudian hingga Meneteskan Air Mata )

Dengan mengusung tiga rumusan masalah pertama peran pemimpin perempuan seperti apa Yang diharapkan lima tahun kedepan, kedua model kepemimpinan seperti apa yang diharapkan dan rekomendasi apa yang diberikan kepada pemerintah agar suara perempuan didengarkan. 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved