Penemuan Mayat

Suami Gantung Diri Usai Membunuh dan Buang Jasad Istri ke Sungai! Tuduhan Selingkuh

Sementara suaminya, Ayung diperkirakan meninggal sekitar empat sampai lima jam setelah jenazah Lilis ditemukan di sungai.

Editor: Marlen Sitinjak
GRAFIS/TRIBUN PONTIANAK

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Kapolres Ketapang AKBP Sunario memastikan Ayung alias Ayong (50) adalah pembunuh Lilis (47), istrinya.

Mayat yang ditemukan mengambang di aliran Sungai Pawan pada Rabu (23/5/2018) sekitar pukul 09.00 WIB, dalam kondisi tangan dan kaki terikat, kepala dibungkus kain dan diberi pemberat, Ayung merupakan suami dari Lilis.

Baca: LIVE STREAMING Final NBA Sedang Berlangsung! Cavaliers Vs Boston Celtics

Baca: Ramalan Zodiak - Inilah Saat Paling Tepat, Segera Lakukan Hal Ini

Berselang enam jam setelah penemuan Lilis, polisi menemukan jasad Ayung tewas tergantung di rumah mereka di Desa Sukabangun Dalam, Kabupaten Ketapang.

"Kita sudah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan hasilnya Ayung lah yang menghabisi nyawa istrinya. Ini kita kuatkan dengan barang bukti yang kita temukan di lokasi kejadian," ujar Kapolres Ketapang AKBP Sunario kepada Tribun melalui telepon, Rabu (23/5/2018) malam.

Pemeriksaan intensif, jelas Sunario, dilakukan terhadap tiga anak korban.

"Ada tiga anaknya. Satu kelas dua SMP, yang satu kelas dua SD dan yang ketiga usia dua tahun. Memang pengakuan anak pertama, ibu dan bapaknya kerap berkelahi, cekcok mulut," papar Sunario.

Pada Selasa (22/5/2018) sekitar pukul 03.00 WIB, anak korban melihat ibu dan bapaknya menonton televisi di rumah mereka.

"Saat sahur, dia tidak lagi bertemu dengan bapak dan ibunya. Ibu dan bapaknya memang tidak ada seharian," lanjutnya.

Terungkapnya kasus ini, saat tim inafis berhasil menidentifikasi jenazah korban menggunakan alat pemeriksa sidik jari.

Baca: Capai Rp 427 Miliar, Uang yang Disita dari Kediaman Najib Razak

Baca: Heboh Anak SD Hamili Siswi SMP, Ini Tips Menghindarkan Anak dari Seks Dini

"Hasil pemeriksaan sidik jari, korban atas nama Lilis usia 47 tahun, warga Sukabangun Dalam," lanjutnya.

Saat jenazah Lilis ditemukan, saksi lainnya melihat Ayung berada di lokasi kejadian.

"Saat mayat Lilis mau kita naikkan ke mobil, Ayung ada di TKP, tapi dia tidak mengaku kalau mayat yang ditemukan itu istrinya. Saksi melihat dia ada di lokasi," paparnya.

Saat polisi melakukan pemeriksaan terhadap jenazah Lilis di RSUD Agoesdjam Ketapang, polisi kembali mendapat informasi ada penemuan mayat laki-laki dengan kondisi gantung diri dengan alamat yang sama dengan korban.

"Setelah kita cocokkan data, Lilis ini satu rumah dengan Ayung. Keduanya suami istri," ungkapnya.

Alat bukti berupa tali dan kayu yang ditemukan polisi di motor air milik Ayung, lanjut Sunario, juga menguatkan bahwa Ayunglah yang menghabisi nyawa istrinya.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved