Penemuan Mayat

Leher Lilis Dijerat, Lalu Tubuhnya Ditenggelamkan Suami ke Sungai Pawan

Dari hasil pemeriksaan dokter, lanjut Sunario, korban diduga dihabisi terlebih dahulu dengan cara dijerat lehernya.

Leher Lilis Dijerat, Lalu Tubuhnya Ditenggelamkan Suami ke Sungai Pawan
TRIBUNPONTIANAK/SUBANDI
Kapolres Ketapang, AKBP Sunario 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Iin Sholihin

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Kapolres Ketapang AKBP Sunario mengungkapkan, hasil visum luar yang dilakukan dokter mengungkap dugaan sementara penyebab kematian Lilis (47) yang diduga dibunuh suaminya Ayung. Belakangan, Ayung ditemukan polisi tewas gantung diri.

Dari hasil pemeriksaan dokter, lanjut Sunario, korban diduga dihabisi terlebih dahulu dengan cara dijerat lehernya.

"Kita lakukan visum luar. Dari keterangan dokter, lidahnya terjulur. Ini ciri- ciri gantung diri atau dijerat," ujar AKBP Sunario yang berada di lokasi penemuan mayat Ayung saat dihubungi melalui sambungan telepon Rabu (23/5).

(Baca: Terbuat dari Bahan Sutra dan Tulis Tangan, Alquran Ini Dibanderol Rp 2,8 Miliar )

Polisi menduga, setelah tewas barulah tangan dan kaki korban diikat, kepala ditutupi kain dan diberi pemberat agar korban tenggelam. "Kita masih lakukan penyelidikan mendalam barulah nanti kita bisa simpulkan," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, jajaran Kapolres Ketapang bergerak cepat mengungkap dugaan pembunuhan Lilis, warga Sukabangun Dalam yang ditemukan nelayan di Muara Sungai Pawan dalam kondisi kaki dan tangan terikat, kepala ditutup dan diberi pemberat pada Rabu pagi.

Kapolres Ketapang mengungkapkan, dugaan kuat tersangka pembunuhan terhadap Lilis adalah sang suami Ayung.

"Hasil penyelidikan sementara, korban diduga dihabisi suaminya bernama Ayung. Suaminya gantung diri," kata AKBP Sunario.

(Baca: Ngeri! Usai Bunuh dan Tenggelamkan Istri, Ayung Gantung Diri )

Ayung diduga gantung diri lantaran mayat istrinya ditemukan masyarakat. Ayung mencoba menghilangkan jejak dengan menenggelamkan jasad istrinya ke Sungai Pawan.

Rabu pagi, warga dihebohkan dengan penemuan mayat perempuan di muara Sungai Pawan, sekira pukul 10.00 WIB.

Mayat ditemukan nelayan saat mencari ale-ale. Nelayan yang menemukan lantas memberitahu warga lain dan melapor ke Pos Basarnas Ketapang. Evakuasi mayat disaksikan ratusan masyarakat.

Penulis: Iin Sholihin
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved