Para Pengrajin Tanjak di Sekadau Kebanjiran Order
Seperti di Kabupaten Sekadau, para pejabat, petinggi, dan anak muda Melayu kembali gemar memakai tanjak
Penulis: Rivaldi Ade Musliadi | Editor: Rizky Zulham
Bahan dasar yang berupa kain ia dapatkan setelah berkoordinasi dengan POM Pontianak. Kemudian, POM Sekadau juga berinisiatif untuk membuat kerajinan tanjak tersebut yang dilakukan oleh Dodi, untuk dijual ke pasaran.
Sebenarnya, Tanjak dianggap lambang kewibawaan di kalangan masyarakat Melayu. Semakin tinggi dan kompleks bentuknya, menunjukkan semakin tinggi pula status sosial sipemakainya.
Untuk pemakaian tanjak sendiri, kata Dodi, juga ada peraturannya. Apabila tanjak yang lebih dari tiga lipatan hanya digunakan oleh para pejabat baik di kerajaan maupun sahabat keraton. Dan digunakan pada kegiatan resmi.
Namun, bagi masyarakat umum yang ingin menggunakan tanjak cukup menggunakan yang lipatan dua ataupun lipatan satu. Dodi juga mengatakan, bagi yang ingin memesan tanjak bisa mengunjungi halaman Facebook POM Sekadau, atau langsung datang ke rumahnya di Kampung Tebal Desa Sungai Ringin Kecamatan Sekadau Hilir.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/tanjak_20180522_153726.jpg)