Citizen Reporter
Jalin Tali Silahturahmi, Pemkab Gelar Safari Ramadan di Sekayam
“Selain itu pula tentunya untuk menjalin tali silaturahmi dan hubungan yang harmonis antara pemerintah dan masyarakat, ” katanya
Penulis: Hendri Chornelius | Editor: Dhita Mutiasari
Citizen Reporter
Humas Setda Sanggau
Tekam Sunarya
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Sekda Sanggau A L Leysandri SH menyampaikan, seperti tahun-tahun sebelumnya safari ramadhan selalu digelar disetiap Kecamatan secara bergiliran. Dilakukan sebagai bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah terhadap masyarakat.
“Selain itu pula tentunya untuk menjalin tali silaturahmi dan hubungan yang harmonis antara pemerintah dan masyarakat, ” katanya saat safari Ramadan 1439 H di Masjid At Taqwa Balai Karangan, Kecamatan Sekayam, Senin (21/5/2018).
Baca: Rilis 200 Nama Penceramah Kemenag RI, Ini Penjelasan Kanwil Kemenag Kalbar
Safari ramadan dihadiri Asisten Administrasi Umum Setda Sanggau, H Joni Irwanto, Kadis Bina Marga Abang Syafarudin, Kabag Hukum dan HAM Yakobus, Camat Sekayam beserta unsur Forkopimka serta beberapa Kepala OPD lainnya.
Baca: Braaak! Dua Sepeda Motor Terlibat Kecelakaan di Jelimpo, Satu Pengendara Tewas
Sekda menjelaskan, kesempatan ini hanya sekali dalam setahun jadi selayaknya kita harus berbagi agar umat yang kurang mampu dapat melaksanakan ibadah puasa dengan baik.
Namun diakuinya bahwa bantuan dan tali kasih yang diberikan tidaklah seberapa namun ini merupakan bentuk perhatian pemerintah dan ingin berbagi antar sesama.
“Jadi dalam bulan ramadan ini tentunya kita harus saling berbagi karena dengan berbagi itu tuntu akan mendapat balasan yang lebih dari Tuhan YME. hal lain yang perlu kita laksanakan bersama adalah saling hormat menghormati dan menghargai antar umat beragama, memberikan rasa aman dan nyaman bagi yang sedang menjalankan ibadah tanamkan rasa toleransi dan saling bantu membantu, ” tegasnya.
Selain itu, masyarakat diharapkan tetap menjaga keamanan dan ketertiban diwilayah masing-masing. jangan mudah terpengaruh terhadap berita berita yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan.
“Kita tetap teguh kepada nilai-nilai agama, menjalankan ibadah dengan baik dan benar jika ada hal-hal yang mengganggu dalam masyarakat segera laporkan kepada pihak keamanan dan jangan bertindak sendiri atau sekelompok yang pada akhirnya merugikan masyarakat itu sendiri, ” jelasnya.
Anak-anak, lanjutnya, kita dibimbing dan diawasi jangan sampai ada pihak pihak tertentu yang ingin merasuk pikirannya, sehingga terjerumus dalam kegiatan yang bertantangan dengan agama maupun negara.
“Juga kepada para pemuka agama dan pemuka umat agar senantiasa memberikan pencerahan yang menyejukkan kepada umat bagaimana menjalankan ibadah yang sesuai berdasarkan tuntunan dari agama masing masing, ” tuturnya.
Dalam kesempatan itu dibagikan bantuan berupa beras 1,5 ton, talikasih kepada 15 anak yatim piatu dan syajadah untuk masjid At Taqwa Balai Karangan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/leysandri_20180522_162948.jpg)