Ramadan 1439 H

Doa Berbuka Puasa yang Dibaca Rasulullah SAW

Saat berpuasa, seorang muslim dilarang makan dan minum, serta melakukan hal-hal yang membatalkan puasa.

Editor: Nasaruddin
cyberdakwah
Ramadan 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Hukum puasa Ramadhan adalah wajib bagi orang-orang yang beriman.

Saat berpuasa, seorang muslim dilarang makan dan minum, serta melakukan hal-hal yang membatalkan puasa.

Puasa seorang muslim ditujukan untuk Allah SWT, sehingga Allah yang akan membalasnya.

Ini sesuai hadits riwayat Bukhari dan Muslim, dari Abu Hurairah radhiallahu’anhu berkata, Rasulullah sallallahu’alai wa sallam bersabda,

"Allah berfirman, ‘Semua amal anak Adam untuknya kecuali puasa. Ia untuk-Ku dan Aku yang akan membalasnya."

Baca: Polsek Menyuke Kawal Pawai Taaruf Sambut Bulan Ramadan

Baca: Jaga Tradisi, Remaja Masjid Balai Sepuak Gelar Pawai Taaruf Sambut Ramadan

Baca: Fase Terberat, Inilah Keutamaan Puasa 10 Hari Pertama Ramadan, Manfaatkan Dengan Baik!

Orang yang berpuasa akan merasakan dua kenikmatan, yakni saat berbuka puasa dan di akhirat kelak ketika bertemu Sang Maha Tinggi.

Berbuka puasa memang menjadi saat yang ditunggu-tunggu.

Segala dahaga setelah seharian berpuasa akan hilang, setelah kita berbuka.

Saat akan berbuka puasa, sebaiknya kita berdoa untuk mendatangkan lebih banyak kebaikan.

Doa yang paling banyak dibaca saat buka puasa adalah:

اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

ALLAAHUMMA LAKASUMTU WABIKA AAMANTU WA'ALAA RIZQIKA AFTHORTU BIROHMATIKA YAA ARHAMAR ROOHIMIIN

Artinya :

Ya Allah keranaMu aku berpuasa, dengan Mu aku beriman, kepadaMu aku berserah dan dengan rezekiMu aku berbuka (puasa), dengan rahmat MU, Ya Allah Tuhan Maha Pengasih.

Namun ada beberapa riwayat yang mengatakan bahwa doa tersebut bersumber dari hadits yang dhaif.

Al-Hafidz ibnu Hajar mengatakan:

وَإِسْنَادُهُ ضَعِيفٌ فِيهِ دَاوُد بْنُ الزِّبْرِقَانِ ، وَهُوَ مَتْرُوكٌ

Artinya :

“Sanad hadis ini dhaif, karena di sana ada Daud bin Az-Zibriqon, dan dia perawi matruk.” (At-Talkhis Al-Habir, 3:54).

Sedangkan doa yang dibaca Rasulullah saat berbuka adalah seperti berikut.

Dari Ibnu Umar radhiallahu ‘anhuma, beliau mengatakan:

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، إِذَا أَفْطَرَ قَالَ: ذَهَبَ الظَّمَـأُ، وابْــتَلَّتِ العُرُوقُ، وثَــبَتَ الأَجْرُ إِن شَاءَ اللهُ

Artinya :
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, apabila beliau berbuka, beliau membaca: “Dzahaba-dz Dzama’u, Wabtalati-l ‘Uruuqu wa Tsabata-l Ajru, Insyaa Allah” (HR. Abu Daud 2357, Ad-Daruquthni dalam sunannya 2279, Al-Bazzar dalam Al-Musnad 5395, dan Al-Baihaqi dalam As-Shugra 1390. Hadis ini dinilai hasan oleh Al-Albani).

Bacaan lengkap saat buka puasa adalah sebagai berikut:

لَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلى رِزْقِكَ أفْطَرْتُ ذَهَبَ الظَّمأُ وابْتَلَّتِ العُرُوقُ وَثَبَتَ الأجْرُ إِنْ شاءَ اللَّهُ تَعالى

Allâhumma laka shumtu wa ‘alâ rizqika afthartu dzahaba-dh-dhama’u wabtalatil ‘urûqu wa tsabatal ajru insyâ-allâh ta‘âlâ

Artinya, “Duhai Allah, untuk-Mulah aku berpuasa, atas rezekimulah aku berbuka. Telah sirna rasa dahaga, urat-urat telah basah, dan (semoga) pahala telah ditetapkan, insyaaallah.”

Setelah membaca doa berbuka puasa seperti di atas, dianjurkan untuk langsung membaca doa permohonan ampun.

Adapun doanya adalah:

يا وَاسِعَ الفَضْلِ اِغْفِرْ لِي الحَمْدُ لِلهِ الَّذِي هَدَانِي فَصُمْتُ، وَرَزَقَنِي فَأَفْطَرْتُ

Seperti TribunJogja.com kutip dari NU Online, doa memohon ampun saat berbuka ini perlu dipanjatkan, karena bisa saja kita melakukan hal-hal yang mengurangi pahala puasa.

Contohnya kurang sabar, kurang bersyukur dan berbagai penyakit hati lainnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul Inilah Doa Yang Dibaca Rasulullah Saat Berbuka Puasa

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved