Stok Beras Kalbar Aman Jelang Puasa Ramadan dan Lebaran 1439 Hijriyah
Untuk komoditas pangan, beberapa yang diawasi diantaranya beras, padi, jagung, kedelai, kacang tanah, kacang hijau, ubi jalar dan ubi kayu.
Penulis: Jimmi Abraham | Editor: Dhita Mutiasari
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rizky Prabowo Rahino
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtikultura Kalimantan Barat, Heronimus Hero mengatakan pihaknya fokus mengawasi sisi produksi dan suplai dari komoditi pertanian, tanaman pangan dan holtikultura di Kalimantan Barat. Terutama, jelang puasa Ramadan dan lebaran ke depan.
Untuk komoditas pangan, beberapa yang diawasi diantaranya beras, padi, jagung, kedelai, kacang tanah, kacang hijau, ubi jalar dan ubi kayu.
Baca: Pemprov Kalbar Tegaskan Stok Bahan Pokok Aman Jelang Puasa Ramadan dan Lebaran
“Sedangkan di Holtikultura itu ada empat yakni sayuran, buah-buahan, tanaman hias dan tanaman obat yang ratusan jumlahnya,” ungkapnya saat rapat koordinasi (rakor) stabilitas harga dan stok barang kebutuhan pokok di daerah menjelang puasa dan lebaran 2018/1439 Hijriyah di Balai Petitih, Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Kamis (3/5/2018).
Dari beberapa komoditas yang cukup banyak itu, pihaknya memfokuskan pengawasan ketersedian stok pada komoditas pangan dan holtikultura strategis yakni beras, cabe dan bawang merah.
Baca: Sekjen Kementerian Perdagangan Sidak Sejumlah Pasar di Pontianak, Ini Yang Ditemukannya
Berdasarkan pemantauan terakhir, kata Hero, secara keseluruhan stok beras Provinsi Kalbar mengalami surplus. Kenyataan ini berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2017.
“Posisi stok beras surplus total sekitar 300-an ribu ton. Kategori aman,” katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/rakor_20180503_143320.jpg)