Ini Kronologis Insiden Tenggelamnya Longboat Nahas yang Menewaskan Junaidi

Kapolres Sambas, AKBP Cahyo Hadiprabowo melalui Kapolsek Sejangkung, Ipda Wismo Harjanto membenarkan adanya insiden sebuah long boat...

Penulis: Tito Ramadhani | Editor: Tri Pandito Wibowo
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/TITO RAMADHANI
Satu speedboat berjenis longboat pengantar pekerja sarang walet, tenggelam di Sungai Sambas di Dusun Semakuan, Desa Semanga, Kecamatan Sejangkung, Kabupaten Sambas, Kamis (26/4/2018). Dari 8 penumpang, 7 penumpang selamat dan 1 meninggal dunia dalam insiden kecelakaan ini. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Tito Ramadhani

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Kapolres Sambas, AKBP Cahyo Hadiprabowo melalui Kapolsek Sejangkung, Ipda Wismo Harjanto membenarkan adanya insiden sebuah long boat tenggelam, yang mengakibatkan 1 korban jiwa di Sungai Sambas Besar, di wilayah RT 01/ RW 01, Dusun Semakuan, Desa Semanga', Kecamatan Sejangkung, Kabupaten Sambas pada Kamis (26/4/2018).

"Kejadian sekira pukul 13.00 WIB. Korban atas nama Junaidi (27), warga Dusun Asam Kanis, Desa Tebas Sungai, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas," ungkapnya, Jumat (27/4/2018).

Ipda Wismo menguraikan kronologis insiden kecelakaan tersebut.

Baca: Dapatkan Promo Menarik di BYMS 2018, Bawa Pulang Doorprize Puluhan Juta Rupiah

Sekitar pukul 13.00 WIB, korban bersama 7 orang teman kerjanya, berangkat dari kamp karyawan untuk pergi menyeberangi Sungai Sambas Besar.

"Mereka hendak bekerja membuat bangunan sarang walet. Mereka menggunakan speed boat berjenis long boat," jelasnya.

Lanjut Kapolsek, long boat nahas tersebut dikemudikan oleh Tjhin Hong Bung.

Pada saat speed boat hampir sampai di seberang sungai, atau sekitar 15 meter dari daratan (tepian sungai), speed boat terdorong oleh gelombang motor air penumpang yang melintas dari arah Sejangkung (hilir ke hulu).

Baca: Tentara Bayaran Panen Duit saat Konflik, Pasukan Ini Bikin Mereka Ketakutan sampai Pulang Kampung

"Akibat dorongan gelombang dari belakang tersebut, bagian depan atau haluan speed boat yang ditumpangi korban dan saksi, langsung nyungsep ke dalam air, dan bagian buritan atau kemudi speed boat naik ke atas, selanjutnya speed boat langsung tenggelam," terangnya.

Para penumpang speed boat nahas tersebut, lantas langsung berupaya menyelamatkan diri, dengan berenang menuju ke tepian sungai.

"Korban berusaha menyelamatkan diri dengan berpegangan kepada temannya bernama Feri. Namun pegangan korban ke Feri terlepas. Korban sempat coba diselamatkan oleh teman lainnya bernama M Ridwan, tetapi dikarenakan korban panik, Ridwan tidak bisa menyelamatkan korban hingga akhirnya korban tenggelam. Dari kesaksian rekan-rekan korban. Korban tenggelam, karena tidak bisa berenang," ungkap Kapolsek.

Pencarian korban dilakukan oleh personel Polsek Sejangkung dengan masyarakat setempat, menggunakan perahu dan speed boat.

Baca: Asik! Hypermart Beri Diskon Hingga 30 Persen, Yuk Serbu

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved