Mahasiswa Gantung Diri

Diduga Motif Asmara, Mahasiswa Semester VI Perguruan Tinggi Pontianak Gantung Diri di Losmen

Kemudian di lokasi kejadian terdapat handphone yang menghadap ke korban dan ada panggilan video call WhatsApp.

Diduga Motif Asmara, Mahasiswa Semester VI Perguruan Tinggi Pontianak Gantung Diri di Losmen
ISTIMEWA
Jajaran Polres Ketapang sedang melakukan olah TKP kasus bunuh diri Alexander Mahasiswa Semester Enam, di Losmen, Kecamatan Nanga Tayap, Senin (23/4/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak Subandi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG – Diduga terjadi aksi bunuh diri di Dusun Tambang Kayong Desa Nanga Tayap, Kecamatan Nanga Tayap, Senin (23/4/2018) sekitar pukul 05.45 WIB.

Korban menghabisi nyawanya dengan cara gantung diri di losmen di wilayah itu.

Korban ini bernama Alexander (23) Mahasiswa Semester Enam Fakultas Hukum di satu perguruan tinggi (PT) Negeri di Pontianak.

(Baca: Bupati Rupinus Berharap Pada 2019 Seluruh Desa Teraliri Listrik )

Baca: Quick Wins Program 1, Polres Mempawah Tekan Paham Radikalisme dan Anti Pancasila

Ia merupakan warga Dusun Sempadian Desa Terusan Kecamatan Manis Mata, Ketapang.

“Korban ditemukan gantung diri menggunakan seprey kasur warna kecoklatan,” kata Kasat Reskrim Polres Ketapang, AKP Rully Robinson Polii, Selasa (24/4/2018).

Kasat menjelaskan sprey itu diikatkan ke kayu yang melintang dekat dengan kamar mandi Losmen tersebut.

Kemudian di lokasi kejadian terdapat handphone yang menghadap ke korban dan ada panggilan video call WhatsApp.

“Adapun saksi pertama kali yang melihat kejadian tersebut adalah AS. Saksi seorang pelajar beralamat di Kecamatan Sandai namun berdomisili di rumah pemilik Losmen, karena masih keluarga pemilik losmen,” ungkap Rully. (*)

Do You Have Instagram? follow us:

Penulis: Subandi
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved