Pilgub Kalbar

Sehari Bisa Kunjungi 7 Tempat, Karolin: Demi Masyarakat Kalbar Hebat

Kondisi geografis Kalimantan Barat yang sangat luas, tak menyurutkan semangat Karolin Margret Natasa untuk terus berkunjung

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ANESH VIDUKA
Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Karolin Margret Natasa dan Suryadman Gidot saat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) I yang digelar DAD se Provinsi Kalbar di hotel Star, Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu (7/4/2018) sore. Rakor yang berlangsung sejak tanggal 6-7 April ini mengangkat tema Melalui Rakor I DAD Kalimantan Barat Kita Perkuat Eksistensi, Tugas Pokok, Peran dan Fungsi DAD. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridho Panji Pradana

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kondisi geografis Kalimantan Barat yang sangat luas, tak menyurutkan semangat Karolin Margret Natasa untuk terus berkunjung dan bertemu dengan masyarakat.

Dalam satu hari, Calon Gubernur Kalimantan Barat satu-satunya perempuan dan termuda itu berkunjung di 7 lokasi yang berbeda.

“Jika anak muda seusia saya sedang asyik nonton drama Korea, saya justru keliling Kalbar untuk berkampanye dan menemui rakyat. Ini bukan yang pertama, namun berjuang mengabdikan diri sudah saya lakukan sejak menjadi calon anggota DPR RI di tahun 2009 lalu,” kata Karolin, cagub nomor urut 2, saat bertemu dengan seribu lebih anggota koperasi Credit Union (CU) yang tengah menggelar persiapan Rapat Anggota Tahunan (RAT) di Pontianak, Jumat (13/4/2018) malam berdasarkan rilis yang diterima Tribunpontianak.co.id.

Baca: Lomba Tolak Peluru yang Berlangsung di GOR Sultan Syarif Abdurrahman

Dalam pertemuan itu, Karolin mengungkapkan alasannya untuk bertarung dengan politisi senior di Pilkada Kalbar.

Karolin yakin jika apa yang dilakukannya selama ini akan berbuah kebaikan bagi masyarakat Kalbar, terutama masyarakat di pedalaman, pulau terluar dan terpencil.

Bersama Cawagub Suryadman Gidot, Karolin bahu-membahu menyerap aspirasi dan keinginan masyarakat Kalbar dan akan mewujudkannya dalam program kerja gubernur dan wakil gubernur yang akan datang.

Baca: LIVE FACEBOOK - Kemeriahan Zumba Go Cashless di Halaman Ayani Megamall

“Saya dan Pak Gidot adalah kepala daerah yang berada di pedalaman, jadi kami paham betul apa masalah serta kendala yang dihadapi rakyat di wilayah-wilayah sulit itu,” ujar Karolin.

Majunya Karolin dalam kontestasi Pilgub Kalbar 2018 itu pun didukung dan direstui dua presiden, yakni Megawati Soekarno Putri (Presiden ke-5) dan Soesilo Bambang Yudhoyono (Presiden ke-6) memberikan mandat kepada Karolin dan cawagub Suryadman Gidot.

Ibu dua anak yang pernah menjadi anggota DPR RI dua periode dan saat ini sebagai Bupati Landak yang tengah cuti kampanye itu menegaskan motivasinya maju dalam Pilgub Kalbar, semata-mata karena ingin memanusiakan masyarakat Kalbar.

Baca: Masyarakat Antusias Ikuti Zumba Go Cashless

“Kita ingin manusia Kalbar ke depan menjadi lebih hebat, lebih maju dan lebih berdaya bukan hanya bergantung. Tidak hanya menadahkan tangan tapi juga mampu memberi, saling membantu dan bergotong royong,” katanya.

Karolin menyadari, pertarungan di Pilkada Kalbar 2018 lebih berat jika dibanding dengan Pilkada sebelumnya. Dimana, peranan media massa dan media sosial yang sangat dominan, berdampak pada sengitnya persaingan dalam Pilkada kali ini.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved