Jajakan Wanita Muda Bertarif Rp 800.000 per Transaksi, Pria Ini Diciduk Polisi

Dari pemeriksaan yang dilakukan Polisi diketahui, tersangka mendapatkan keuntungan Rp200.000- Rp500.000 dari setiap tansaksi.

TRIBUNKALTIM/Niko Ruru
Tersangka Sudianto Suwandi (41) bersama barang bukti hasil kejahatan dalam kasus prostitusi, yang diamankan Polisi di Mapolres Nunukan. 

TRIBUNKALTIM.CO,NUNUKAN - Jaringan prostitusi yang melibatkan wanita muda di Pulau Nunukan berhasil dibongkar Unit Pidana Umum Sub Unit JTR Satuan Reskrim Polres Nunukan.

Kepala Sub Bagian Humas Polres Nunukan, Iptu Muhammad Karyadi mengatakan, jaringan yang menjajakan wanita muda bertarif Rp800.000 untuk layanan short time itu, memanfaatakn hotel- hotel di Pulau Nunukan sebagai tempat transaksi.

“Korbannya masih muda muda semuanya. Sejauh ini yang sudah teridentifikasi ada 7 orang yang dipekerjakan sebagai pekerja seks komersial. Mereka belum ada yang diamankan,” ujarnya, Minggu (15/4/2018).

Dalam kasus itu Polisi, Sabtu (14/4/2018) sekitar pukul 23.00 di Jalan Ahmad Yani Nunukan, mengamankan Sudianto Suwandi (41), warga Jalan Sanusi RT 06, Kelurahan Nunukan Barat yang berperan sebagai mucikari. Dalam menjalankan bisnis prostitusi ini, Sudianto melibatkan seorang perempuan berinisial YRA, sebagai penghubung. “Penghubungnya masih sebagai saksi,” ujarnya.

Dari pemeriksaan yang dilakukan Polisi  diketahui, tersangka mendapatkan keuntungan Rp200.000- Rp500.000 dari setiap tansaksi.

“Pelaku menawarkan PSK dimaksud kepada pengguna jasa PSK secara terselubung dengan terlebih dahulu melihat latar belakangnya. Dia bertranskasi langsung maupun melalui telepon seluler,” ujarnya.

(Baca: Atbah Tegaskan Generasi Muda Harus Hadirkan Perubahan Positif )

Sudianto mengaku sudah 13 kali menjajakan PSK kepada para pengguna.

“Saat ini Polisi terus melakukan pengembangan,” ujarnya.

Dari tersangka, Polisi mengamankan satu unit sepeda motor honda beat KT 4454 SM, tiga unit telepon seluler merk Samsung, satu unit telepon seluler merk Oppo dan uang tunai senilai Rp 1.500.000.

Editor: Jamadin
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved