Kebut Bandara dan Pelabuhan Baru
Bandara Tebelian bisa melayani operasional pesawat sekelas ATR 72 lebih maksimal, baik untuk penumpang maupun kargo.
Penulis: Ahmad Suroso | Editor: Dhita Mutiasari
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Urusan transportasi tampaknya memang menjadi program prioritas infrastruktur Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla.
Isu konektivitas untuk mengurangi ketimpangan Jawa dan Luar Jawa sejak awal didengungkannya.
Tak Terkecuali Kalimantan Barat yang berbatasan langsung dengan negeri jiran Malaysia.
Baca: Dewan Sebut Narkoba Ancaman Serius Bagi Generasi Muda
Selain infrastuktur transportasi darat, juga udara dan laut.
Kabar terbaru sebagaimana diwartakan Tribun Pontianak 9 April 2018, Bandar Udara Tebelian yang berada di Kabupaten Sintang, Kalbar siap dioperasikan, menggantikan Bandara Susilo yang saat ini kondisinya tidak bisa dikembangkan lagi.
Baca: Berkat Inovasi Permkot Pontianak, Berimbas Pada Peningkatan PAD 2013-2017 Terus Menerus
Dirjen Perhubungan Udara, Agus Santoso dalam rilisnya, Minggu (8/4) mengatakan Bandara Tebelian mempunyai landasan pacu panjang 1.660 meter dan lebar 30 meter.
Bandara Tebelian bisa melayani operasional pesawat sekelas ATR 72 lebih maksimal, baik untuk penumpang maupun kargo.
Dibangun di lahan seluas 144,07 hektare. Dengan lahan yang cukup luas, Bandara Tebelian masih bisa dikembangkan di masa depan.
Utamanya, untuk perpanjangan landasan pacu sehingga bisa melayani penerbangan pesawat jet yang lebih besar.
Ditjen Perhubungan Udara telah melakukan pemeriksaan secara intensif terkait dengan standar keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelayanan penerbangannya sesuai peraturan keselamatan penerbangan sipil (PKPS/CASR) yang berlaku.
Ini, kata Agus, merupakan salah satu persembahan kami selaku otoritas penerbangan nasional kepada bangsa dan negara Indonesia, dengan mewujudkan Nawacita dari Pemerintahan Presiden Joko Widodo.
Satu hal yang pasti, keberadaan bandara baru di Sintang merupakan keniscayaan untuk merespons kemajuan pembangunan dan ledakan jumlah penduduk di wilayah timur Kalbar. Dengan lebih banyaknya pesawat yang bisa masuk ke bandara baru yang lebih besar ini bakal meningkatkan arus penumpang dan barang ke Sintang, Melawi, Sekadau, dan Putussibau.
Keberadaan bandara Tebelian juga untuk mendukung pertahanan dan keamanan negara karena letaknya yang berbatasan dengan Sarawak di Malaysia. Selain itu diharapkan bisa menjadi embarkasi haji antara, yang dapat digunakan umat Muslim dari daerah Sintang dan sekitarnya menuju embarkasi haji terdekat yaitu Balikpapan atau Banjarmasin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/bandara-tebelian-sintang_20180323_112047.jpg)