Kebut Bandara dan Pelabuhan Baru

Bandara Tebelian bisa melayani operasional pesawat sekelas ATR 72 lebih maksimal, baik untuk penumpang maupun kargo.

Kebut Bandara dan Pelabuhan Baru
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / Wahidin
Bandara Tebelian Sintang 

Utamanya, untuk perpanjangan landasan pacu sehingga bisa melayani penerbangan pesawat jet yang lebih besar.

Ditjen Perhubungan Udara telah melakukan pemeriksaan secara intensif terkait dengan standar keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pelayanan penerbangannya sesuai peraturan keselamatan penerbangan sipil (PKPS/CASR) yang berlaku.

Ini, kata Agus, merupakan salah satu persembahan kami selaku otoritas penerbangan nasional kepada bangsa dan negara Indonesia, dengan mewujudkan Nawacita dari Pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Satu hal yang pasti, keberadaan bandara baru di Sintang merupakan keniscayaan untuk merespons kemajuan pembangunan dan ledakan jumlah penduduk di wilayah timur Kalbar. Dengan lebih banyaknya pesawat yang bisa masuk ke bandara baru yang lebih besar ini bakal meningkatkan arus penumpang dan barang ke Sintang, Melawi, Sekadau, dan Putussibau.

Keberadaan bandara Tebelian juga untuk mendukung pertahanan dan keamanan negara karena letaknya yang berbatasan dengan Sarawak di Malaysia. Selain itu diharapkan bisa menjadi embarkasi haji antara, yang dapat digunakan umat Muslim dari daerah Sintang dan sekitarnya menuju embarkasi haji terdekat yaitu Balikpapan atau Banjarmasin.

Harapannya perekonomian Sintang dan sekitarnya bakal lebih berkembang, kesejahteraan masyarakat makin meningkat.

Pastinya masyarakat Sintang sudah sangat menantikan Bandara Tebelian yang lebih besar ini. Selama ini dari Sintang ke ibukota provinsi yaitu Pontianak membutuhkan waktu 7-8 jam jika menempuh jalan darat. Sedangkan, jika menggunakan pesawat hanya 45 menit.

Terkait dengan isu konektivitas, program lain di Kalbar yang juga sedang dirintis adalah infrastruktur Pelabuhan. Pelabuhan memiliki peranan besar dalam perdagangan dan perekonomian nasional Indonesia. Untuk meningkatkan konektivitas, pengembangan infrastruktur kemaritiman dan pengembangan wilayah di Kalbar, PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau IPC berencana membangun Terminal Tanjung Pura Pelabuhan Pontianak

Serangkaian kegiatan pencanangan pembangunan Terminal Tanjungpura Pelabuhan Pontianak tersebut sesuai undangan liputan yang diterima Tribun, akan dimulai hari ini, Selasa (10/4) hingga Kamis (12/4) di Pantai Kijing, Mempawah, Kalbar.

PT Pelindo II menargetkan bahwa pada 2019 pelabuhan di Kijing telah dapat beroprasi.

Halaman
123
Penulis: Ahmad Suroso
Editor: Dhita Mutiasari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved