Pelantikan 362 Pejabat Eselon III dan IV, Ini Harapan DPRD Kalbar

362 pejabat Eselon III dan IV yang baru dilantik diharapkan dapat menjadi contoh bagi para PNS lainnya...

Penulis: Jimmi Abraham | Editor: Rizky Zulham
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIZKY PRABOWO RAHINO
Penjabat (Pj) Gubernur Kalbar, Doddy Riyadmadji berjabat tangan dengan 362 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) Eselon III dan IV yang baru dilantik dalam jabatan Administrator dan Pengawas pada lingkungan Pemprov Kalbar di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar, Jalan Ahmad Yani 1 Pontianak, Senin (9/4/201) siang. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rizky Prabowo Rahino

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID PONTIANAK – Anggota DPRD Provinsi Kalbar, Kadri berharap 362 Pegawai Negeri Sipil (PNS) Eselon III dan IV jabatan Administrator dan Pengawas yang baru dilantik oleh Penjabat (Pj) Gubernur Kalbar untuk bekerja dengan semangat tinggi dalam upaya meningkatkan pelayanan publik.

Seperti diketahui, 362 orang pejabat itu terdiri dari 95 orang pejabat Administrator dan 267 orang pejabat Pengawas pada lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Barat dilantik di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar, Jalan Ahmad Yani 1 Pontianak, Senin (9/4/2018) siang.

“Harus bermental rajin, jangan malas. Karena 362 pejabat Eselon III dan IV ini adalah PNS yang dipercaya menempati posisi tertentu dalam Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masing-masing,” ungkapnya, Senin (9/4/2018).

362 pejabat Eselon III dan IV yang baru dilantik diharapkan dapat menjadi contoh bagi para PNS lainnya.

Baca: Ini Pesan Sekda Kalbar Bagi 362 Pejabat Eselon III dan IV yang Baru Dilantik

Kadri berharap 362 PNS ini mendukung pelaksanaan kebijakan-kebijakan Pemerintah Daerah Termasuk mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih dan baik.

“Tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih itu mutlak harus ada di setiap lini pemerintahan dan organisasi,” terangnya.

Kadri juga meminta 362 pejabat Eselon III dan IV untuk mentaati kewajiban dan berkomtimen tidak melanggar kode etik dan larangan bagi seorang PNS. Semua itu harus tercermin dalam sikap dan perilaku PNS dalam kehidupan sehari-hari dan lingkungan kerja.

“Ingat, sumpah dan janji itu pertanggungjawabannya bukan hanya bagi masyarakat, negara dan diri sendiri saja. Itu juga bertanggung jawab kepada Tuhan lho. Berat amanah itu, harus dijalankan sebagaimanamestinya,” tandasnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved