Debat Publik Pilgub Kalbar

Ini Tanggapan Midji Terkait Angka Stunting Yang Tinggi Di Kalbar

Pada sesi keempat moderator menanyakan bagaimana para pasangan calon untuk memberantas angka stunting

Penulis: Syahroni | Editor: Madrosid
TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Pasangan Calon Gubernur Kalbar Midji-Norsan 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pada sesi keempat moderator menanyakan bagaimana para pasangan calon untuk memberantas angka stunting yang saat ini di Kalbar sangat memprihatinkan.

Menurut pasangan nomor urut tiga, Sutarmidji kalau angka stanting yang memprihatinkan saat ini di Kalbar bukti buruknya koordinasi pemerintah provinsi dan kabupaten-kota yang ada.

Padahal masalah stunting yang menghantui Kalbar saat ini sangat mengganggu kemajuan Kalbar.

"Kalau kita lihat data yang disampaikan moderator yang menunjukkan angka stunting di Kalbar, betapa jeleknya sinergi untuk penanganan antara provinsi dan kabupaten-kota," jelas Sutarmidji, Sabtu (7/4/2018).

Selama ini lemahnya sinergi provinsi dan kota-kabupaten menjadi sebab musabab tingginya angka stunting di Kalbar.

Baca: Seru! Terkait Infrastruktur dan Jalan, Karolin-Gidot dan Midji-Norsan Sampai Sebut Hal Ini

"Berbicara masalah stunting bukan hanya bicara masalah gizi, tapi juga air bersih, sanitiasi. Pemeriksaan ibu hamil minimal 4 kali seperti di Pontianak dan bayi harus dilakukan penimbangan berkala," tambahnya.

Selain itu, tempat olahraga dan membuat taman bermain anak agar mereka dapat bermain dan berolahraga.

"Masalah ini akan ditangani dengna baik dengan koordinasi yang baik," tegas Midji.

Saat ini saja angka stunting di Pontianak sudah rendah dari kabupaten kota lainnya dan ini berkat berbagai berbagai program yang ada seperti air bersih, sanitasi, pemeriksaan ibu hamil, penimbangan anak secara berkala dan pemenuhan gizi ibi hamil.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved