Demi Kebutuhan, Pemkab Sambas Dorong Pembangunan Terminal Penumpang dan Barang

Pemerintah Pusat, dapat kiranya nanti merencanakan pembangunan terminal penumpang tipe A, atau tempat persinggahan bus

Penulis: Tito Ramadhani | Editor: Madrosid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ TITO RAMADHANI
Pemerintah Kabupaten Sambas menerima kedatangan rombongan dari Kuching, (Malaysia), Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI, dan Pemrov Kalbar, dalam rangka uji coba trayek angkutan umum Singkawang-Sambas (Indonesia) -Kuching (Malaysia), di ruang aula utama Kantor Bupati Sambas, Rabu (28/3/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Tito Ramadhani

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Dalam kesempatan pertemuan tersebut, Sekda Uray Tajudin menyampaikan bahwa jumlah penduduk Kabupaten Sambas sebanyak sekitar 526.367 jiwa (Kabupaten Sambas dalam Angka 2016).

65 persen dari total TKI asal Kalbar (BP3TKI Kalbar) di Malaysia, berasal dari Kabupaten Sambas.

"Dan ini menjadi tantangan bagi Pemerintah Pusat, dapat kiranya nanti merencanakan pembangunan terminal penumpang tipe A, atau tempat persinggahan bus untuk naik dan atau turunnya penumpang bus, yang nantinya memudahkan masyarakat Sambas untuk mengakses fasilitas tersebut," ungkapnya. Rabu (28/3/2018).

Sehingga akan menjadi permasalahan, apabila masyarakat Sambas yang akan menggunakan angkutan bus antar negara, dengan trayek Singkawang-Sambas-Kuching, yang melintasi Kabupaten Sambas melalui PLBN Aruk.

Baca: BREAKING NEWS : ‎Diduga Tak Bisa Berenang, Bocah 9 Tahun Ditemukan Tewas Tenggelam

"Karena tidak memungkinkan harus ke Singkawang dulu untuk menggunakan angkutan bus antar negara. Dan tidak kalah pentingnya kebutuhan pembangunan terminal barang, karena ekspor produk-produk unggulan dari Kabupaten Sambas, masih melalui PLBN Entikong," jelasnya.

Uray Tajudin menerangkan, setelah dilakukan uji coba trayek ini, maka pada tanggal 29 Maret 2018, akan dilakukan Rapat Evaluasi Perlintasan yang dilaksanakan di Kuching.

"Besar harapan kami agar pada rapat tersebut, perlintasan Singkawang-Sambas-Kuching melalui PLBN Aruk-Biawak, dapat diresmikan dengan segera," ucapnya.

Ditambahkannya, dengan uji coba trayek bus Singkawang-Sambas-Kuching ini, semoga tidak hanya meningkatkan kerjasama kedua negara dalam segala hal, tapi juga menambah ikatan persaudaran di antara kedua negara.

Baca: Tahap Uji Coba, Perlintasan PLBN Aruk-Biawak Dapat Tingkatkan Kerjasama Ekonomi dan Transportasi

"Khususnya Pemerintah Kabupaten Sambas yang sedang giat akan pembangunan infrastruktur serta mental manusia yang berakhlakul karimah menuju Sambas Hebat," sambungnya.

Sekda kemudian memberikan cinderamata kain tenun Sambas kepada delegasi.

Sebelum acara berakhir, rombongan sempat melihat sejumlah potensi unggulan Kabupaten Sambas, kain tenun Sambas dan produk kreasinya, buah jeruk serta makanan olahan ikan.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved