Uskup Agung Minta Pastor Netral
Uskup Agung Pontianak Mgr Agustinus Agus meminta kepada seluruh pastor untuk netral dan silakan memilih sesuai dengan hati nuraninya.
Penulis: Hamdan Darsani | Editor: Rizky Zulham
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hamdan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Bersama dengan para pastor dan suster Uskup Agung Pontianak Mgr Agustinus Agus pimpin deklarasi dan dukungan kepada aparat kepolisian untuk memerangi hoak.
Terdapat beberapa poin penting dalam deklrasi yang digelar di halaman rumah retret Imaculata Pontianak yang juga di hadiri oleh Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono.
Uskup Agung Pontianak Mgr Agustinus Agus meminta kepada seluruh pastor untuk netral dan silakan memilih sesuai dengan hati nuraninya masing-masing.
“Saya sebagai tokoh agama dan saya minta kepada pastor untuk netral, tapi untuk dibilik suara saya harus memilih. Karena hak saya ada dibilik suara itu,” ujarnya usai menyampaikan deklarasi, Selasa (27/3/2018).
Baca: Kapolda Sampaikan Pesan Kamtibmas di Rumah Retret Immaculta
Dirinya juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Kapolda Kalbar yang di ajak secara langsung untuk berperan terhadap untuk mewujudkan situasi kondusif di tengah-tengah masyarakat.
“Ini pertama kali kami gereja katholik kalbar diajak secara langsung. Yang lalu mengimbau saja, ini merupakan sesuatu yang baru, karena tanpa ada ajakan seperti ini pun kami dari gereja katholik juga bertanggung jawab terhadap situasi kondusif di masyarakat,” ujarnya.
Pada kaitan pesta demokrasi yang memilih figure pemimpin duniawi, Agustinus mengatakan maka pilihlah pemimpin yang memenuhi kriteria-kriteria duniawi. Momen pilkada serentak merupakan amanah UU yang harus ditunaikan setiap warga Negara.
“Sebagai warga Negara harus kita laksanaka, proses pemiliihan pemimpin harus kita laksanakan. Karena saat ini kita memilih pemimpi duniawi, tentunya kriteria sebagai pemimpin duniawi harus kita kedepankan,” ujarnya.
Baca: Kapolda Kalbar Tiba di Aula Rumah Retret Imaculata Pontianak, Ada Apa Ya?
“Karena pemimpin duniawi jangan kait-kaitkan dengan agama. Terus terang saya katakana kepada seluruh pastor bahwa saat ini kita tengah mencari pemimpin dunia. Oleh karena itu pastor juga harus pandai bersikap tentang bagaimana mendampingi umat agar dapat memilih yang tepat dan yang benar,” imbuhnya.
Lebih lanjuta, Agustinus juga mengatakan para umat khatolik juga berada di berbagai parpol yang ada, tidak hanya pada satu partai. Sehingga tentunya semua pihak harus menghargai setiap perbedaan dalam pilihan politik masing-masing.
“Jangan dipaksakan yang A menjadi B begitupun sebaliknya. Semua punya hak hidup. Semua parpol yang sudah legal tidak boleh satu orangpun mengatakan harus mendukung saya dan tidak boleh mendukunga pihak yang sana,” ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/uskup-agung-pontianak-mgr-agustinus-agus_20180327_143254.jpg)