Ali Nasrun: Penting Jaga Kepercayaan Masyarakat Terhadap Perbankan
Ini bisa berdampak hilangnya kepercayaan masyarakat terhadap perbankan.
Penulis: Ishak | Editor: Madrosid
Sebab, ada sejumlah batasan-batasan dalam perekonomian dalam penggunaan uang tunai, sementara di berbagai belahan dunia sudah semakin menuju ke digital money.
Selain itu, yang paling dikhawatirkan dari hilangnya kepercayaan masyarakat terhadap perbankan adalah munculnya rush di tengah masyarakat.
Baca: Tahfiz Program Unggulan, Al-Fityan School Kubu Raya Bantu Siswa Hafal Seluruh Isi Al Quran
Masyarakat ramai-ramai menarik dananya dari perbankan, jika memang ada pembiaran dan diabaikan terhadap berbagai permasalahan semacam ini.
Karena itu, pihak perbankan dan pemerintah harus menyampaikan kepada masyarakat terkait hal ini. Termasuk juga rencana penanggulangannya sehingga tetap menjaga kepercayaan masyarakat terhadap perbankan.
Perbankan harus proaktif menjelaskan kepada masyarakat, khususnya kepada nasabah. Bahwa ada cara konkrit yang hendak ditempuh untuk menyelesaikan berbagai permasalahan ini.
Jika tidak, ini bisa saja akan berikan impact negatif bagi perbankan sendiri.
Ditinggalkan oleh nasabah karena munculnya kekhwatiran berlebihan terhadap dana yang dipercayakan kepada perbankan.
Baca: Video Suasana Penyuluhan Sadar Wisata
Bahkan, imbasnya tidak hanya akan dirasakan oleh perbankan tersebut saja secara persaingan bisnis. Tapi juga bisa saja berpotensi mengacaukan stabilitas perekonomian dan dunia moneter nasional akibat hilangnya kepercayaan nasabah terhadap perbankan.
Perbankan, harus segera sampaikan kepada masyarakat terkait permasalahan ini, dan alternatif solusi yang akan diambil.
Selain itu, pemerintah dan lembaga terkait selalu regulator, harus berlari lebih cepat secara teknologi, sehingga bisa meminimalisir resiko terhadap kejahatan teknologi yang menjadi ancaman bagi perbankan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/pengamat-m-ali-nasrun_20180209_213120.jpg)