Citizen Reporter
Belajar Kritis dan Kreatif Lewat GESPRO
GESPRO merupakan satu di antara ekstrakurikuler yang produktif untuk menyumbang prestasi bagi SMA Negeri 1 ( SMANSA) Pontianak.
Penulis: Ishak | Editor: Rizky Zulham
Citizen Reporter
Janitra Mulya
Anggota G-Journation (Jurnalistik) SMAN 1 Pontianak
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Apakah kalian tahu? Sejak resmi berdiri, SMA Negeri 1 ( SMANSA) bereputasi sebagai gudang pelajar yang kritis dan kreatif. Hal tersebut tentulah didorong oleh berbagai ekstrakulikuler yang melatih pola berpikir siswa SMANSA.
Nah, Ganesha Science Project merupakan satu di antara ekstrakurikuler yang berkontribusi bagi reputasi SMANSA.
Teman-teman, Ganesha Science Project atau akrab dikenal dengan sebutan GESPRO merupakan satu di antara ekstrakurikuler yang produktif untuk menyumbang prestasi bagi SMA Negeri 1 ( SMANSA) Pontianak.
Gespro sendiri terdiri atas tiga divisi. Yakni public speaking, karya tulis ilmiah, dan jurnalistik.
Ketiga divisi tersebut sama kontributifnya bagi perkembangan GESPRO. Tak heran, Gespro sukar minim piala dan penghargaan setiap tahunnya.
Baca: Berkembang Bersama Ekstrakurikuler di SMANSA Pontianak
Public speaking sesuai hakikatnya sebagai divisi yang melatih kemampuan teman-teman untuk berbicara di depan umum.
Dalam divisi ini, terdapat bidang-bidang keahlian, seperti debat dan pidato. Dalam berdebat, satu tim dengan tiga orang anggota akan dilatih untuk beradu argumen terhadap fenomena masyarakat dengan tim lawan.
Sedangkan, pidato adalah penyampaian pendapat atau orasi yang dibawakan oleh seorang orator. Lalu ada karya tulis ilmiah dan jurnalisitik, meski serupa dalam bidang kepenulisan, tetapi perbedaannya terletak pada mekanisme programnya.
Karya tulis ilmiah sendiri progresif dalam menyikapi fenomena secara ilmiah dan disajikan dengan tata bahasa yang baku. Sementara jurnalistik lebih bergerak dalam penghimpunan data dan penerbitan di media massa cenderung berdasarkan fakta disajikan dalam penafsiran yang lebih mudah dipahami awam.
"Dengan adanya GESPRO dapat menambah pengetahuan dan dari pengetahuan inilah GESPRO mampu menciptakan siswa yang berprestasi di bidangnya," ujar Wakil Ketua GESPRO, Saddam Reva Fahlevi, Jumat (23/03/2018).
Lalu, Apa aja sih prestasi GESPRO? Nah, GESPRO sendiri sejak terbentuk tak pernah absen dalam menyumbang piala per satu tahun pelajaran.
Untuk divisi public speaking, tim debat SMANSA selalu meraih predikat juara untuk LDBI. Buktinya, SMANSA pernah mengikuti LDBI nasional pada tahun 2016 oleh Rahma Kanjana dan Nanda Yudha.
Pada tahun yang sama, tim debat SMANSA juga meraih juara 1 dan 3 lomba LDBI FKIP Untan dengan Djasmine Nabila sebagai peraih predikat best speaker. Selanjutnya, pada 2017, Wendi Willianto sebagai delegasi dari SMA Negeri 1 meraih juara 1 pidato FKIP Untan.
Sementara untuk divisi karya tulis ilmiah, SMANSA berhasil lolos hingga tingkat nasional dalam lomba Discover tahun 2018. Tak hanya itu, pada tahun 2017 divisi karya tulis ilmiah berhasil menjadi juara 1 dalam lomba B2N tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan oleh FMIPA UNTAN.
Nah, banyakkan? Tunggu lagi ya segudang prestasi dari GESPRO!.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/sman-1-pontianak_20180324_114830.jpg)