Resahkan Masyarakat Singkawang, Dissos dan Pol PP Razia Anak Punk

Dikhawatirkan akan bermuara pada prilaku menyimpang seperti seks bebas, penularan penyakit menular seksual, dan narkoba.

Penulis: Hamdan Darsani | Editor: Dhita Mutiasari
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/HAMDAN DARSANI
Pol PP dan Dissos Singkawang menertibkan gubuk anak punk di Kawasan Marga Tjhia, Kota Singkawang, Kamis (22/03/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hamdan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Kepala Bidang Rehabilitasi Perlindungan dan Jaminan Sosial, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Singkawang, Agus Purnomo mengatakan penertiban terhadap aktivitas anak punk di kota singkawang sudah lama direncanakan, karena aktivitasnya mulai meresahkan.

"Kita memandang perlu untuk segera menertibkan mereka karena kita menilai budaya hidup mereka sangat bertentangan dengan norma-norma dan budaya ketimuran," ujarnya Kamis (22/3/2018)

Baca: Hari Ini Pemkot Singkawang Gelar Musrenbang

Ia mengatakan berdasarkan pantauanya pola hidup mereka itu tidak ada batasan antara laki-laki dan perempuan.

Jika seperti itu tentunya dikhawatirkan akan bermuara pada prilaku menyimpang seperti seks bebas, penularan penyakit menular seksual, dan penyalahgunaan narkoba.

"Buktinya pada giat bersama dengan Pol PP beberapa waktu lalu kami menemukan alat hisap narkoba seperti bong shabu di sekitaran tempat mereka nongkrong," ujarnya.

Baca: PLAT Pontianak Tampung 15 Anak Bermasalah dengan Hukum dan Anak Punk

Ia menejelaskan anak-anak jalanan yang berhasil diamankan pada Kamis (22/3/2018) tadi beberapa diantaranya merupakan wajah-wajah yang lama yang dulunya pernah ditertibkan.

"Dari informasi yang kami data para anak punk tersebut berasal dari Kalimantan Selatan, Jawa Timur, Samalantan, Pontianak dan Singkawang," ujarnya.

Dua dari 10 anak punk yang diamankan berjenis kelamin perempuan yang masih kategori anak dibawah umur. Saat dimintai keterangan, beberapa di antara anak punk tersebut menjalin hubungan pacaran dengan satu di antara anak perempuan yang diamanakan.

"Mereka berdua kemarin ketangkap lagi di taman burung karena sedang tidur di WC umum. Ini tentunya sangat rawan sekali kalau tidak segera kita tertibkan," ujarnya.

Selain itu, satu diantara anak punk yang diamankan mengaku pernah menggunakan narkoba. Langkah selanjutnya Dissos menitipkan yang bersangkutan akan menitipkan ke tempat rehabilitasi narkoba di lembaga merah putih

"Sementara yang lainnya akan kita pulangkan ke tempat asalnya masing-masing," ujarnya. 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved