Gidot Janji Tata Pasar di Sambas, Jadikan Beranda Terdepan NKRI

Calon Wakil Gubernur Kalbar 2018 nomor urut 2, Suryadman Gidot berdialog dengan sejumlah pedagang, saat blusukan di Pasar Pagi Sambas.

Penulis: Tito Ramadhani | Editor: Rizky Zulham
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/TITO RAMADHANI
Calon Wakil Gubernur Kalbar 2018 nomor urut 2, Suryadman Gidot saat blusukan di Pasar Pagi Sambas, Selasa (13/3/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Tito Ramadhani

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Calon Wakil Gubernur Kalbar 2018 nomor urut 2, Suryadman Gidot berdialog dengan sejumlah pedagang, saat blusukan di Pasar Pagi Sambas, Selasa (13/3/2018).

Usai membeli petai, menikmati jamu dan kue lupis. Gidot masuk ke bagian dalam kawasan pasar

Selain berdialog, Gidot sempat menanyakan sejumlah harga dan asal bahan masakan yang dijual. Istrinya membeli kencur dan bahan masakan lain, dari pedagang.

Di pojok pasar, Gidot menyempatkan diri menyantap bubur. Ia sarapan pagi bersama istri dan sejumlah warga masyarakat yang hadir di pasar tersebut.

Baca: Gaya Gidot Promosikan Jamu Sambas Ala Kopi Johny Hotman Paris

Saat istrinya tengah memilih ikan sabung untuk anaknya, Gidot sempat berdialog dengan seorang ibu yang tengah berbelanja.

Warga tersebut mengaku berasal dari Sungai Bening, dan selama ini bekerja sebagai guru bantu.

"Saya ini guru bantu sejak tahun 2007. Mohon bisa bapak perjuangkan," ujar warga tersebut.

Usai mendengarkan aspirasi ibu tersebut, Gidot melanjutkan blusukannya menyambangi pedagang lain di dalam pasar.

Dua ekor ayam kampung yang sudah dipotong, dibelinya dari pedagang.

Mengakhiri blusukannya, Gidot mengungkapkan, setelah ia berdialog dengan beberapa pedagang, baik yang di tepi jalan mau pun yang di kios, serta di pasar ikan dan pasar daging.

Ia melihat satu hal yang menurutnya paling penting dilakukan di masa mendatang, yakni penataan pasar-pasar yang memang dilihatnya bisa mengganggu.

"Mengganggu, terutama ketertiban jalan dan sebagainya, bagi masyarakat. Oleh karena itu hari ini saya bisa menyerap aspirasi itu. Mereka meminta kepada kami ke depan, adalah agar kami bisa merenovasi pasar-pasar yang sekarang kami nilai perlu perbaikan. Dan ini bagian dari pada program yang akan kami lakukan," ungkap Gidot.

Karena bagaimana pun ini, menurutnya, kalau bisa ditata dengan baik, ini akan membuka lapangan kerja yang lebih banyak lagi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved