7 Eksekusi Mati Paling Mengerikan Sepanjang Masa! Digergaji hingga Direbus

Kadar menyiksa hukuman ini cukup tinggi, karena memungkinan si tahanan untuk bertahanan hidup lama sebelum benar-benar tewas.

7 Eksekusi Mati Paling Mengerikan Sepanjang Masa! Digergaji hingga Direbus
Shutterstock
Ilustrasi 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Pada 1964, Gwynne Evans dan Peter Allen menjadi dua orang terakhir yang dieksekusi dengan digantung. 

Wacana penghapusan eksekusi hukuman mati sejatinya sudah berhembus ketika Ruth Ellis yang menembak suaminya di luar sebuah pub di London, Inggris, digantung pada 1955. 

Baca: Posting Soal Nama Panggilan, Sophia Latjuba Kesal Dipanggil Bunda?

Di belahan bumi lainnya, masih ada beberapa negara yang menerapkan hukuman mati hingga hari ini, termasuk Iran, Arab Saudi, juga Indonesia. 

Terlepas dari itu, hukuman-hukuman mati yang dipraktikkan saat ini masih kalah seram jika dibandingkan dengan hukuman-hukuman mati yang pernah tercatat dalam buku sejarah. 

Baca: Inilah Kesalahan Yang Sering Dilakukan Saat Berikan Garam Pada Masakan

Ditarik Kuda hingga Diinjak <a href='https://pontianak.tribunnews.com/tag/gajah' title='Gajah'>Gajah</a>, Inilah Hukuman-hukuman Mati Paling Menyeramkan di Dunia

1. The blood ealge 

Metode ini, seperti yang pernah digambarkan oleh History Channel, melibatkan para tahanan yang dibelah punggungnya dengan sebilah pisau, lalu tulang rusuknya dirusak dan dipatahkan menggunakan kapak, terakhir paru-parunya dikeluarkan oleh seorang algoco. 

2. Diinjak gajah

Halaman
123
Editor: Marlen Sitinjak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved